1 MAKALAH PENDIDIKAN JASMANI TENTANG SEPAK BOLA, BASKET, AQUATIC, VOLI DAN SISTEM PERTANDINGAN Disusun oleh : Chantika Rizti Purwanto 11 / X Mia 3 PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA SMA NEGERI 1 PURWOKERTO Jalan Jend. Gatot Subroto no. 73 Purwokerto, Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016.
Kita sering menghadapi berbagai macam kesulitan dan masalah dalam hidup kita, dan tidak tahu bagaimana menyelesaikannya, tetapi jangan lupa bahwa Tuhan adalah ketergantungan kita. Kita harus datang kepada Tuhan untuk mempercayakan dan memandang kepada Tuhan dengan kesulitan kita sehingga kita memiliki keyakinan untuk mengandalkan Tuhan menemukan cara untuk menyelesaikannya. Bacalah ayat-ayat Alkitab dan konten terkait tentang mengandalkan Tuhan akan membantu Anda belajar mengandalkan Tuhan dan mendapatkan bimbingan Tuhan untuk menghadapi kesulitan apa pun dengan percaya diri. Zakharia 46 Bukan dengan kegagahan, bukan dengan kekuatan, tetapi roh-Ku, firman Yahweh semesta alam. Firman Tuhan yang Relevan Ketika engkau mencari Tuhan, ada kemungkinan Dia sama sekali tidak memberimu perasaan atau gagasan yang jelas, apalagi memberimu arahan yang jelas, tetapi Dia membuatmu memperoleh pemahaman tertentu. Atau mungkin kali ini engkau belum memahami apa pun, tetapi tindakanmu mencari Tuhan adalah tindakan yang benar. Orang-orang yang berlatih dengan cara ini tidak melakukannya untuk mengikuti aturan, melainkan itu adalah kebutuhan hati mereka dan merupakan cara manusia seharusnya berlatih. Maksudnya bukanlah agar engkau dapat memperoleh pencerahan dan bimbingan setiap kali engkau mencari Tuhan dan berseru kepada Tuhan; keadaan rohani dalam kehidupan manusia ini merupakan hal yang normal dan wajar, dan mencari Tuhan merupakan interaksi yang normal dengan Tuhan dalam hati manusia. Terkadang, berpaling kepada Tuhan tidak berarti meminta Tuhan untuk melakukan sesuatu menggunakan perkataan yang spesifik, atau meminta bimbingan atau perlindungan khusus kepada-Nya. Sebaliknya, ketika orang menghadapi suatu masalah, mereka dapat berseru kepada-Nya dengan tulus. Jadi, apa yang Tuhan lakukan ketika orang berseru kepada-Nya? Ketika hati seseorang tergerak dan mereka berpikir “Ya Tuhan, aku tidak dapat melakukan ini sendiri. Aku tidak tahu bagaimana melakukannya, dan aku merasa lemah dan negatif…,” ketika semua pemikiran ini muncul di dalam diri mereka, bukankah Tuhan tahu akan hal itu? Ketika semua pemikiran ini muncul di dalam diri manusia, apakah hati mereka tulus? Ketika mereka berseru kepada Tuhan dengan tulus seperti ini, apakah Tuhan berkenan untuk membantu mereka? Meskipun kenyataannya mereka mungkin tidak mengucapkan sepatah kata pun, mereka menunjukkan ketulusan, dan karena itu Tuhan berkenan untuk membantu mereka. Ketika seseorang menghadapi masalah yang sangat sulit, ketika mereka tidak memiliki siapa pun untuk berpaling, dan ketika mereka merasa sangat tidak berdaya, mereka menaruh satu-satunya harapan mereka kepada Tuhan. Seperti apa doa mereka? Bagaimana keadaan pikiran mereka? Apakah mereka tulus? Apakah ada kepalsuan pada saat itu? Ketika engkau memercayai Tuhan seolah-olah Dia adalah orang terakhir yang kauharapkan untuk menyelamatkan hidupmu, berharap bahwa Dia akan membantumu, barulah itu berarti hatimu tulus. Meskipun engkau mungkin tidak banyak bicara, hatimu telah tergerak. Artinya, engkau memberikan hatimu yang tulus kepada Tuhan, dan Tuhan mendengar. Ketika Tuhan mendengar, Dia melihat kesulitanmu, dan Dia akan mencerahkan, membimbing, dan membantumu. Memandang Tuhan dan Mengandalkan Dia Adalah Hikmat Terbesar 1 Terlepas dari seberapa banyak kebenaran yang dipahami orang, seberapa banyak tugas yang telah dilaksanakan orang, seberapa banyak yang telah dialami orang saat melaksanakan tugas-tugas tersebut, seberapa besar atau kecil tingkat pertumbuhan orang, atau jenis lingkungan semacam dia berada, sikap yang harus orang miliki adalah bahwa dia harus memandang kepada Tuhan dan mengandalkan Dia dalam segala sesuatu yang dia lakukan. Inilah hikmat yang terbesar. Sekalipun seseorang telah mulai memahami banyak kebenaran, akan cukupkah itu jika dia tidak mengandalkan Tuhan? Beberapa orang, setelah memercayai Tuhan sedikit lebih lama, telah memahami sedikit kebenaran dan menjalani beberapa ujian. Mereka mungkin mendapatkan sedikit pengalaman nyata, tetapi mereka tidak memahami cara memandang kepada Tuhan dan mengandalkan Dia. Apakah orang semacam itu memiliki hikmat? Merekalah orang yang paling bodoh, dan merekalah jenis orang yang menganggap diri mereka sendiri pintar; mereka tidak takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan. 2 Berbicara tentang banyak doktrin rohani tidak sama artinya dengan pemahaman akan kebenaran, apalagi bisa disamakan dengan memahami kehendak Tuhan dalam setiap situasi. Jadi, ada pelajaran yang sangat penting untuk diketahui di sini itu adalah bahwa manusia perlu memandang kepada Tuhan dalam segala hal, dan bahwa dengan melakukannya, mereka dapat mencapai bergantung kepada Tuhan. Hanya dengan mengandalkan Tuhan, barulah mereka akan memiliki jalan untuk diikuti. Ada masalah yang serius di sini, yakni bahwa orang melakukan banyak hal dengan mengandalkan pada pengalaman mereka dan pada aturan-aturan yang telah mereka pahami, serta pada imajinasi manusia tertentu. Maka cukup sulit untuk memandang kepada Tuhan dan mengandalkan-Nya, dan mudah untuk bertindak berdasarkan keinginan sendiri. Meskipun orang-orang seperti itu mungkin tidak melakukan kejahatan, Tuhan masih belum puas. Oleh sebab itu, hikmat yang terbesar adalah memandang kepada Tuhan dan mengandalkan Dia dalam segala hal.
Begitu dia sampai di rumah setelah bekerja, Yi Xin jatuh kelelahan ke sofa. Dia berpikir tentang mengapa dia tidak pernah bisa menjaga diri dari bermain game hari itu di tempat kerja dan dia dimarahi dan diberi peringatan oleh bosnya. Selama 23 tahun, Yi Xin sangat kecanduan game online sehingga dia tidak bisa lagi mengatakan fakta dari fiksi. Karakter yang dia mainkan dalam game tidak makan dan tidak tidur, mereka juga tidak perlu belajar atau bekerja, dan jadi ketika dia memainkan game ini, dia juga tidak makan atau tidur, dan dia membenci belajar dan bekerja. Hidup dalam kehidupan yang tidak teratur dalam waktu yang lama telah menyebabkannya sering mengalami komplikasi kesehatan. Game online membuatnya menderita gangguan mental. Dia sangat ingin keluar dari kecanduan game, tetapi bagaimana dia bisa membebaskan diri dari kecanduan game? Dia menggosok pelipisnya dan mengerutkan kening dalam-dalam. Setelah beberapa saat, Yi Xin mengambil ponselnya dari tasnya dan memberi tahu teman yang baiknya Xiao Li tentang apa yang sedang mengganggunya. Xiao Li adalah seorang Kristen yang sering memberi persekutuan Yi Xin tentang ajaran Tuhan dari Alkitab. Yi Xin memperoleh banyak hal dari persekutuan, dan dia selalu berbicara dengan Xiao Li setiap kali dia memiliki masalah. Setelah dia mengirim pesannya, Yi Xin tidak bisa menghentikan pikirannya untuk kembali pada waktu ketika semuanya dimulai .... Pernah ada ujian di sekolah dasar di mana Yi Xin mendapat nilai tertinggi, dan ayahnya telah memberinya komputer sebagai hadiah, Sejak saat itu, Yi Xin belajar cara bermain video game. Di ruang kelas di sekolah, Yi Xin akan sering mengambil keuntungan dari guru yang tidak memperhatikan untuk mendiskusikan permainan yang baru dirilis dengan teman-teman sekelasnya. Agar tidak tertangkap oleh guru dan agar dia bisa bermain video game sebanyak yang dia suka tanpa rasa takut selama pelajaran, Yi Xin memilih untuk duduk di bagian paling belakang kelas. Setiap kali dia mengerjakan pekerjaan rumahnya, dia akan selalu merasa seolah-olah permainan sedang menunggunya, dan jika dia tidak memainkannya, dia tidak akan memiliki kesempatan untuk meningkatkan karakternya. Karena itu dia akan marah melihat pekerjaan rumah yang harus dia lakukan, dan dia merasa bahwa belajar dan mempelajari mata pelajaran sekolah terlalu sulit dan terlalu membosankan! Yi Xin menjadi bosan dengan kehidupan studinya, dan dia bermimpi tentang betapa indahnya bermain game online dengan teman-temannya setiap hari! Suatu hari, pada hari sebelum ujian, Yi Xin bertekad untuk melanjutkan pelajarannya, tetapi beberapa saat kemudian dorongan mendesak dari salah satu teman onlinenya datang melalui telepon "Yi Xin, grup kami sedang menunggu Anda cepat online. Kami menyerang raja besar!" Setelah dia mendengar ini, Yi Xin merasa seperti kucing di atas batu bata panas, dan dia berpikir "Aku akan menduduki ujian besok. Jika aku bermain game online, itu pasti akan berdampak pada nilai ujian saya." Yi Xin dengan cepat meyakinkan dirinya sendiri sebaliknya, berpikir," Lagipula ini bukan ujian yang sangat penting, dan itu tidak akan berdampak pada kemasukan saya ke sekolah berikutnya. Tidak masalah jika saya tidak melakukannya dengan baik! "Maka, di tengah bisikan teman-teman onlinenya, Yi Xin segera siap untuk bertindak. Dia dengan cepat menyalakan komputernya dan terjun ke pertempuran video game. Hari itu, Yi Xin bermain online sampai jam 4 pagi keesokan paginya, pada ujiannya keesokan harinya, kepala Yi Xin linglung dan pikirannya kosong, sehingga nilai ujiannya akhirnya disorot sebagai gagal. Memegang lembar nilai, dia memikirkan ayahnya yang memiliki harapan yang begitu tinggi padanya, dan dia merasa menyesal "Mengapa saya tidak bisa merevisi pelajaran saya dan selalu tertarik dengan video game?" Karena nilainya tergelincir begitu banyak, ayahnya menyita komputernya. Tiba-tiba hidup Yi Xin tanpa main game online, dan dia merasa sangat kosong dan bosan. Kadang-kadang, dia bermimpi dia sedang bermain game online dan, ketika dia bangun, dia menemukan bahwa semua itu hanya mimpi, kekecewaannya berlipat ganda. Selama waktu itu, Yi Xin merasa seolah-olah dia kehilangan akal dan tidak tahu berbuat mau apa. Dia sering menatap jam dan linglung, berharap waktu akan berlalu dengan cepat, jadi begitu dia lulus, dia kemudian dapat benar-benar bebas untuk bermain video game sebanyak yang dia sukai. Liburan musim panas akhirnya tiba, dan dia sekali lagi mulai berkubang dalam permainan game online setiap hari. Kemudian, Yi Xin kebetulan melihat laporan berita tentang seorang siswa yang meninggal mendadak karena bermain game terlalu lama, dan dia merasa sedikit takut. Dia sangat cepat menghibur dirinya sendiri, dan berpikir "Selama aku memastikan waktu tidur yang cukup, maka aku akan baik-baik saja." Dia terus berjuang dalam permainan game online-nya dan, terlebih lagi, dia menemukan bahwa jika dia sepenuhnya fokus bermain game, dia tidak merasa lapar atau lelah. Dia menjadi tidak terpisahkan dari permainan game, dan dia bahkan membayangkan, jika dia bisa sama dengan karakter dalam permainan game mati dan hidup kembali, maka itu akan menjadi hal terbaik yang pernah ada! Suatu pagi, ketika Yi Xin bangun dari tempat tidur, dia tiba-tiba merasa lemas, kepalanya sakit dan dia merasa pusing, dan dia tidak bisa berhenti batuk. Dia pikir itu karena dia belum cukup tidur dan dia akan baik-baik saja setelah beristirahat dengan baik. Namun, tanpa diduga, setelah dua minggu ini, kesehatan Yi Xin tidak hanya membaik, tetapi malah semakin buruk. Begitu dia makan, dia tidak akan bisa berhenti muntah, dan perutnya sangat sakit. Yi Xin akhirnya pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Ketika dokter mengetahui bahwa Yi Xin telah memiliki pola tidur yang sangat tidak teratur untuk waktu yang lama karena bermain video game, dan bahwa ini telah menyebabkannya mengembangkan ketidakseimbangan hormon, gangguan saraf dan sistem kekebalan melemah, dokter memberi peringatan kepadanya dengan mengatakan "Kesehatan Anda dalam keadaan yang buruk. Anda tidak boleh bermain video game lagi, Anda akan mati akibat bermain video game." Setelah itu, ibu Yi Xin mengawasinya dan melarangnya bermain video game. Tapi sama seperti pecandu narkoba, dia benar-benar tidak dapat mengendalikan perilakunya sendiri dan, ketika kondisinya mulai menunjukkan tanda-tanda mengalami sedikit pemulihan, dia akan menunggu sampai keluarganya tertidur dan kemudian melompat dari tempat tidur, mematikan lampu dan memainkan video game secara rahasia. Seiring waktu, Yi Xin lulus dari sekolah dan memasuki dunia kerja. Pikirannya menjadi semakin sibuk dengan video game, dan dia akan bermain online hampir setiap hari sampai tiga atau empat pagi. Karena dia tidak cukup tidur di atas jangka waktu yang lama, Yi Xin selalu terkantuk-kantuk di tempat kerja, kadang-kadang bahkan menutup matanya karena kelelahan saat dia berbicara di telepon dengan seorang pelanggan; semua ini berdampak serius pada perkembangan dan pencapaian kariernya. Ketika bosnya memperhatikan apa yang terjadi, menempatkannya pada peringatan observasi tiga bulan, mengatakan bahwa jika dia tidak mengubah cara hidupnya maka dia akan dipecat. Itulah saat Yi Xin akhirnya menyadari beratnya masalahnya Jika dia kehilangan pekerjaannya, maka dia tidak akan bisa hidup, dan jika dia melanjutkan jalannya, maka semua akan selesai. Yi Xin kemudian mulai mencoba yang paling sulit untuk menahan diri dan dia melakukan yang terbaik untuk mengurangi jumlah waktu yang dia habiskan untuk bermain video game, tetapi ini tidak berlangsung lama, sekali lagi dia tidak bisa menahan dirinya untuk tenggelam di dunia game online, dan bahkan memanfaatkan saat-saat bosnya keluar untuk bermain game online di ponselnya. Dia menyadari bahwa dia telah menjadi sangat kecanduan game online sehingga dia sudah tidak bisa keluar dari kekacauan ini, sampai-sampai makan, tidur, dan pergi bekerja terasa membebani. Bermain game online, di sisi lain, memungkinkannya untuk melupakan semua masalahnya. Setiap kali dia merasa sakit, dia akan bertanya-tanya apakah dia akan mati seperti orang dalam laporan berita itu, sekarat tiba-tiba karena terlalu banyak bermain game. Setiap kali dia memikirkan hal ini, dia akan menjadi sangat takut "Aku masih muda dan tidak ingin hidupku rusak begitu cepat. Tapi bagaimana aku bisa melepaskan diri dari permainan ini ...? "Setelah itu, melalui dorongan seorang teman, Yi Xin mulai percaya pada Tuhan Yesus . Dalam tiga tahun pertama setelah dia mulai percaya kepada Tuhan, kehidupan gereja yang sibuk membuat Yi Xin tidak punya waktu untuk bermain video game dan hidupnya kembali normal. Dia merasa sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus karena telah menyelamatkannya. Tetapi, kematian ibunya yang tiba-tiba menyebabkan Yi Xin jatuh ke dalam keadaan sakit dan, untuk membius dirinya sendiri, dia sekali lagi melemparkan dirinya ke dalam permainan online. Tapi tidak peduli berapa hari malam dia begadang bermain game, bukan saja dia tidak merasa bahagia, tetapi sebaliknya, dia merasa semakin kosong dan tak berdaya, sehingga dia bahkan mulai timbul pikiran untuk mengakhiri hidupnya sendiri .... Dengan pikiran-pikiran ini di benaknya, dia mulai terisak-isak tak terkendali. Dia telah sangat dirugikan oleh game-game ini selama bertahun-tahun, jadi mengapa dia selalu tidak bisa menyingkirkannya sendiri? "Ding ding ...." Suara ponselnya menghentikan pikirannya, dan dia melihat temannya, Xiao Li, telah mengiriminya sebagian firman Tuhan "Bagi kebanyakan orang, setelah memainkan gim-gim ini untuk waktu yang lama, mereka tidak bisa lagi melakukan pekerjaan nyata apa pun; mereka tidak lagi mau pergi ke sekolah, atau bekerja, atau memikirkan masa depan mereka, apalagi memikirkan hidup mereka. ... Jika engkau berbicara kepada mereka tentang hal-hal yang berhubungan dengan kemanusiaan yang normal, atau membahas tentang topik yang berkaitan dengan kemanusiaan yang normal, mereka tidak tahan mendengar akan hal itu; mereka tidak tertarik atau tidak mau mendengarnya, dan segera setelah mereka mendengarnya, mereka menunjukkan gestur ketidaktertarikan dan tidak menerimanya dengan baik. Mereka tidak memiliki bahasa yang sama atau membahas topik yang sama dengan manusia normal, tetapi ketika mereka bersama dengan orang lain yang sama seperti mereka, mereka menemukan hal-hal untuk dibicarakan. ... Orang-orang yang selalu mendiskusikan topik-topik ini hatinya dipenuhi dengan hal-hal semacam itu. Prospek masa depan apakah yang mereka miliki? Apakah mereka memiliki prospek masa depan? Dapatkah mereka terlibat dalam aktivitas yang seharusnya dilakukan manusia normal? Orang-orang ini tidak dapat belajar dengan baik dan jika mereka harus bekerja, apakah mereka mau melakukan hal ini? Ketika engkau menyuruh mereka bekerja, apakah yang mereka pikirkan? Mereka berpikir 'Apa gunanya bekerja? Pekerjaan ini sangat melelahkan. Berapa lama aku harus bekerja seperti ini? Bermain game lebih menyenangkan, santai, dan dapat dinikmati. Apa yang akan aku dapat dari bekerja? Walau engkau bekerja, engkau tetap hanya makan tiga kali sehari. Aku belum pernah melihatmu lebih dari itu. Senang bisa bermain game. Begitu duduk di depan komputer, aku punya semua yang aku butuhkan. Aku memiliki dunia virtual dan hidup dalam dunia virtual itu sudah cukup bagiku!' Dan jika engkau menyuruh mereka bekerja dari jam 9-5, bekerja tepat waktu dan bekerja di jam yang pasti—apa yang mereka rasakan? Apakah mereka mau mengikuti waktu itu? Ketika orang terus-menerus bermain gim dan membuang-buang waktu di depan komputer, keinginan mereka lenyap dan mereka menjadi rusak; mereka kemudian tidak memiliki kemanusiaan yang normal. Mereka menjadi dipenuhi dengan kekerasan dan pembunuhan dalam gim-gim ini dan hal-hal di dunia maya. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kemanusiaan yang normal dilucuti dari mereka oleh gim-gim ini, dan mereka dipenuhi dan disibukkan oleh gim-gim tersebut, dan pikiran mereka disibukkan oleh semua itu; orang-orang ini telah menjadi rusak. Orang-orang tidak percaya juga tidak menyukai orang-orang ini, tetapi di dunia orang tidak percaya saat ini, anak-anak muda ini tidak punya tempat untuk berpaling; orang tua mereka tidak mampu mengatur mereka, guru mereka tidak dapat melakukan apa pun terhadap mereka, dan tidak ada sistem pendidikan di negara mana pun yang dapat melakukan sesuatu terhadap tren ini selain menyerah padanya." Orang Beriman Pertama-tama Perlu Memahami yang Sebenarnya Mengenai Tren Kejahatan di Dunia. Ketika dia merenungkan firman Tuhan, dia berpikir tentang betapa tertariknya dengan pelajaran sebelumnya dan bagaimana dia selalu mendapat nilai bagus. Namun setelah dia bermain game online, game online benar-benar mengambil alih pikirannya, dan dia berfantasi tentang menjadi seperti karakter dalam permainan yang hanya bisa hidup di dunia fantasi itu. Dia merasa kehidupan nyata belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah terlalu merepotkan, bahwa ujian terlalu melelahkan, dan tidak ada yang bisa menggetarkan hatinya sebanyak bermain video game. Karena itu, setiap kali ada liburan sekolah, game online menjadi seluruh hidupnya. Ketika teman-teman sekelasnya menyelesaikan pekerjaan rumah mereka, mereka semua bertemu dan pergi berbelanja, sedangkan Yi Xin selalu menolak undangan mereka dan sebaliknya akan tinggal di rumah, bermain game dan tidak makan atau tidur. Dia kehilangan semua hubungan normal dengan orang lain, dan dia tidak lagi berkomunikasi secara terbuka dengan orang tuanya; memiliki pola tidur yang tidak teratur dalam jangka panjang, mencegahnya untuk mengembangkan satu masalah kesehatan satu demi satu, namun tetap saja dia belum bangun dengan situasi tersebut. Setelah dia mulai bekerja, dia tetap kecanduan video game seperti sebelumnya dan sama sekali tidak tertarik dengan pekerjaan. Bahkan ketika bosnya mengancam akan memecatnya jika dia tidak mengubah cara hidupnya, dia masih terus bermain video game secara rahasia. Memikirkan semua ini, Yi Xin akhirnya menyadari bahwa dia telah berada dalam cengkeraman permainan ini untuk waktu yang lama sehingga dia telah kehilangan kehidupan yang seharusnya dimiliki orang normal. Dia menyadari bahwa, jika dia melanjutkan hal ini, meskipun dia mungkin tidak kehilangan nyawanya, dia akan menjadi cacat, tanpa ambisi, tanpa tujuan untuk mengejar dan tanpa kemampuan untuk hidup. Jika bukan karena penyingkapan dari firman Tuhan, Yi Xin tidak akan pernah bisa memahami betapa seriusnya video game merusak manusia, dan jadi dia berdoa kepada Tuhan, dan membuat tekad untuk mengatasi kecanduan video gamenya. Bersambung … Bacaan Diperpanjang Kehidupan Orang Kristen Berhenti dari kecanduan game sangatlah mudahII
JikaAnda ingin mendapatkan kesuksesan dalam setiap pertandingan, gunakanlah amalan di atas sebagai bacaan dzikir sebanyak 127X pada waktu siang atau malam, pagi atau sore, semoga dengan ijin Tuhan, Anda memperoleh kesuksesan besar. 2. Layanan/Produk Jarak Jauh
Dalam perkembangan dunia teknologi saat ini, banyak orang tua yang memilih game Islami anak. Salah satunya untuk mengenalkan Islam dengan cara yang lebih ini dipilih oleh para orang tua untuk memberikan informasi terkait keislaman, sekaligus juga mengembangkan kemampuan Informatika Merdeka Pasuruan mencatat, terdapat banyak fitur game yang tidak hanya sebagai hiburan, namun juga dapat untuk mengasah daya pikir dan logika untuk anak usia Juga 10 Rekomendasi Game Memasak Seru di iOS dan AndroidRekomendasi Game Islami AnakFoto anak kecanduan main game coba 5 cara ini untuk mengatasinya 2 Foto ilustrasi anak main game Sumber Orami Photo StockTidak dapat dipungkiri bahwa saat ini anak memiliki keterkaitan dengan penggunaan gadget, salah satunya untuk mencari hiburan dengan bermain meminimalisir game yang memberikan konten negatif, orang tua dapat memilihkan dan mengenalkan game Islami anak untuk dimainkan oleh Si tentunya akan memberikan keamanan dan nyaman untuk anak, dan juga tidak membuat orang tua was-was. Malah, anak juga bisa meningkatkan keimanan lewat game digunakan secara online dan juga offline, beberapa rekomendasi game Islami anak ini bisa menjadi pilihan bagi pengguna iOS maupun Marbel Muslim KidsGame ini memiliki konten yang sangat bervariasi dan edukatif untuk anak-anak. Di dalamnya terdapat belajar cara wudhu, belajar huruf hijaiyah, belajar shalat, hingga mengenal para ini sangat menarik bagi anak karena dilengkapi dengan animasi, musik, dan narasi yang menarik sehingga akan membantu bahkan anak yang belum lancar dapat digunakan untuk melatih ketangkasan, kecerdikan, serta mengasah otak dan daya ingat anak. Game Islami anak ini dapat digunakan untuk anak berusia 2 sampai Juga Yuk Moms Ajak Si Kecil Belajar dengan 8 Game Manajemen Waktu!2. Moslem Kids PuzzlePermainan puzzle bernuansa ini menghadirkan konten yang sangat menarik bagi anak-anak. Orang tua dapat memilih gambar, tingkat kesulitan dan tingkat permainan yang sesuai dengan usia dan kemampuan sederhana ini mudah dioperasikan, dengan lebih dari 20 gambar bertema Islami seperti huruf hijaiyah, masjid, serta gambar lain seperti ini bertujuan untuk mengasah ketrampilan kognitif, pemecahan masalah, sosial, dan motorik halus anak melalui Rumah AmaliaGame ini memiliki sub-judul Fastabiqul Khairaat, yaitu sesuai dengan artinya untuk mengajarkan anak berlomba-lomba dalam game yang dikembangkan pada tahun 2013 ini, anak akan dilatih untuk melakukan berbagai perilaku yang baik seperti seperti berdoa setiap saat, rajin belajar, merapikan tempat tidur mengajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya, berbakti pada orang tua, dan memiliki akhlak yang Juga 6 Rekomendasi Board Game yang Bisa Dimainkan Bersama Keluarga4. Game Edukasi Belajar IqroBelajar Iqro kini semakin menyenangkan melalui game Islami anak ini. Game ini, memiliki gambar berwarna-warni dan audio untuk memudahkan anak juga dapat belajar membaca huruf hijaiyah mulai dari tingkatan yang paling mudah, yaitu Iqro 1 hingga pengenalan awal terhadap Alquran pada Iqro Marbel Doa IslamIni adalah game yang dikembangkan oleh Educa Studio yang berisi kumpulan doa dan zikir. Doa yang ada dalam game ini sangat lengkap, mulai dari doa shalat hingga doa dalam kehidupan lebih dari 30 macam doa termasuk doa makan, doa tidur, doa masuk dan keluar kamar mandi, serta doa-doa tersebut ditampilkan dalam huruf Arab dan huruf latin lengkap beserta artinya. Game ini juga dilengkapi dengan bantuan audio untuk membantu cara pengucapan bagi Game Anak SholehFoto Game Islami Anak Foto Game Anak Sholeh Sumber permainan edukatif, game ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan anak, dengan metode pembelajaran Islami yang menarik untuk ini berisi berbagai konten mulai dari tata cara wudhu, sholat, mengenalkan huruf hijaiyah kepada anak, serta konten eduktaif tua tidak perlu khawatir dengan kehadiran iklan-iklan yang tidak layak dilihat anak, karena game ini bebas iklan dan juga dilengkapi dengan fitur pendamping anak Juga 7 Aplikasi Game Penghasil Uang, Wajib Coba!7. Islamic Girl Puzzle ToddlersSeperti namanya, game ini dibuat untuk anak perempuan dengan gambar latar belakang yang sangat ini berfungsi untuk meningkatkan konsentrasi anak melalui fitur suara dan visual. Dibuat dengan tampilan yang menarik bagi anak, sehingga game ini akan sangat menghibur bagi ini dapat dimainkan anak usia 2-3 tahun dengan cara yang mudah, yakni melalui petunjuk tombol yang ada dalam Game Tajwid PetualanganGame ini dapat membantu anak untuk belajar tajwid agar lebih lancar membaca Alquran dengan cara yang menarik. Dapat dimainkan dengan mudah, ini cocok menjadi sarana belajar sekaligus baca petunjuk permainan kemudian selesaikan misi. Dalam game ini juga terdapat contoh bacaan yang bisa dikumpulkan dalam menu Muslim MillionaireJika orang tua ingat kuis Who Wants to be a Millonaire, ada game yang mirip namun dengan versi Islami. Game ini memiliki banyak tentang pertanyaan seputar Islam dan terbagi menjadi 5 Level 1 sampai 3 masing-masing berisi 15 pertanyaan. Selain itu, ada juga level extreme yang terdiri dari 100 pertanyaan dan level 2 extreme yang memiliki 150 Juga Cara Bermain Game Among Us yang Ramai di Era Pandemi10. Soleh Super JumpFoto Game Islami Anak Foto game Soleh Super Jump Sumber game Islami anak yang ini lebih besar kepada unsur hiburan dan ketangkasan. Sebab, ini mirip dengan game petualangan yang terkenal, Mario adalah game buatan Indonesia bisa dimainkan melalui karakter bernama Soleh. Akan ada berbagai tantangan yang harus dilewati oleh pemain hingga bisa menyelesaikan satu Cerdas Cermat IslamiGame Islami anak selanjutnya ini memuat konten pendidikan yang sekaligus bisa dijadikan sebagai sarana untuk mendalami agama ini hadir dengan antarmuka interaktif yang siap mengasah otak anak mengenai Islam melalui lebih dari soal yang terdapat dalam game Islami anak ini memiliki tema beragam seperti sholat, tauhid, wudu, puasa, sejarah, zakat, dan Kuis Agama IslamSesuai dengan namanya, game ini menyediakan lebih dari 700 pertanyaan dari 5 kategori yang disediakan untuk game ini, anak akan dipaksa untuk menjawab dengan cepat karena ada waktu yang telah ditentukan. Menariknya, anak bisa mengetahui nilai sendiri dan nilai pemain lain secara jika anak tipe orang yang kompetitif, game anak Islami ini akan menambah semangat untuk bermain game ini sampai mendapatkan peringkat TTS Islami 2019Ada juga game TTS Islami 2019 yang akan cocok untuk penggemar Teka-Teki Silang. Meski termasuk game Islami anak, game ini bisa dimainkan untuk semua tentang Islam sangat dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan soal-soal yang ada di game ini. Meski begitu, game ini termasuk ringan sekali untuk kapasitas memori sederet rekomendasi game Islami anak ini, mana yang akan Moms pilih untuk diberikan kepada Si Kecil? Cerita di kolom komentar yuk!
- Ан հէца
- Мыж ሽгипсу гխտիклаኚևл етιտиփаካах
- Шαվևζ րοфаፑեчаጺቾ еμ тաπጮτе
- ለճուፈесէ яձαгፀк
- ኯኀ евጇфепօλሲ уфεኩοбоз
- Теጇ оχታծሡлуδጩ
- З կեтոтагθወи ቸфէሜ
Bantulahmereka untuk menjadi pribadi yang kuat dan senantiasa mengandalkan Tuhan dalam pekerjaan, keluarga, maupun lingkungan sosialnya. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. Dalam sebuah ibadah kaum ibu, para ibu akan berkumpul dan belajar tentang kebenaran Firman Tuhan. Komunitas semacam ini sangat baik dan terlebih lagi karena ibu
BacaanAlkitab Pagi 12 Oktober 2015: Yeremia 17:5-8 "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"
Dalam kehidupan kita sebagai manusia tentu ada saatnya dimana kita merasa hidup ini berat dan penuh tekanan. Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini. Masalah seseorang dengan orang yang lain tentu berbeda-beda, namun tahukah kita bahwa kita akan mencapai satu titik yang sama dimana tidak ada lagi yang bisa kita andalkan selain Tuhan. Tidak ada yang mengasihi kita seperti Tuhan mengasihi saat seperti itulah orang akan mulai mencari Tuhan dan berserah kepada Tuhan. Ketika jalan terasa buntu, barulah orang teringat akan Tuhan dan meminta pertolongan. Apakah sikap seperti ini yang dimaksud mengandalkan Tuhan?Dalam Yeremia 177-8 dikatakan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan itu seperti pohon yang ditanam ditepi aliran air, yang daunnya tetap hijau dimusim kering. Bahkan tetap bisa menghasilkan buah dimasa tahun kering 177-8 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan membaca ayat tersebut, seringkali yang diingat seseorang adalah tentang berkatnya, dimana orang yang mengandalkan Tuhan akan diberkati. Hal tersebut memang tidak salah, karena Firman Tuhan memang berkata demikian. Namun yang seringkali keliru adalah pemahaman atau pengertian mengenai mengandalkan Tuhan. Orang berpikir bahwa mengandalkan Tuhan adalah sikap ketika mengalami kesulitan hidup yang sudah tidak bisa kita atasi sendiri, barulah kita datang dan meminta pertolongan Tuhan. Namun pengertian mengandalkan Tuhan tidaklah lebih memahami apa itu mengandalkan Tuhan, maka kita perlu membandingkan dengan Yeremia 177-8 terjemahan bahasa Inggris New English TranslationJeremiah 177-8 NET My blessing is on those people who trust in me, who put their confidence in me. They will be like a tree planted near a stream whose roots spread out toward the water. It has nothing to fear when the heat comes. Its leaves are always green. It has no need to be concerned in a year of drought. It does not stop bearing bila diterjemahkan menjadiYeremia 177-8 NET Berkat-Ku ada atas orang-orang yang percaya kepada-Ku, yang menaruh kepercayaannya kepada-Ku. Mereka akan seperti pohon yang ditanam di dekat aliran air yang akarnya menjalar ke air. Tidak ada yang perlu ditakuti ketika panas datang. Daunnya selalu hijau. Tidak perlu khawatir di tahun kekeringan. Itu tidak berhenti menghasilkan ayat tersebut kita dapat memahami bahwa mengandalkan Tuhan itu diartikan sebagai percaya dan menaruh kepercayaan kepada Tuhan serta berakar di dalam Tuhan Berarti Percaya dan MempercayakanDalam terjemahan bahasa Indonesia diartikan sebagai orang yang mengandalkan Tuhan, tetapi dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai orang-orang yang percaya dan menaruh kepercayaan kepada Tuhan. Dari sini kita dapat belajar bahwa ternyata, pengertian mengandalkan Tuhan bukan hanya ketika kita terjepit kemudian mencari Tuhan. Namun mengandalkan Tuhan adalah bagaimana dalam seluruh kehidupan kita percaya dan mempercayakan hidup kita kepada apa beda percaya dan mempercayakan?Percaya adalah sikap hati kita yang yakin bahwa Tuhan sanggup menolong dan menyelamatkan, sedangkan mempercayakan adalah tindakan kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan karena kita percaya. Analogi sederhananya misalkan saja seperti ini. Ketika kita akan membuat KTP atau Akta Lahir kita percaya bahwa perangkat desa seperti Ketua RT atau Kader desa dapat membantu kita mengurusnya karena itu memang bagian dari pekerjaan mereka. Tetapi kita bisa saja tidak mempercayakan hal tersebut kepada mereka. Kita bisa saja mengurus sendiri ke dinas kependudukan. Sekalipun kita percaya, namun kita dapat memilih mau mempercayakan atau tidak. Demikian pula hubungan kita dengan Tuhan. Sebagai manusia tentu kita percaya bahwa Tuhan itu mahakuasa dan sanggup menolong kita menghadapi persoalan kehidupan, tetapi belum tentu kita mempercayakan hidup kita kepada Tuhan. Bisa jadi kita memilih untuk menghadapinya sendiri. Baru setelah jalan buntu, kita minta sebab itulah, mengandalkan Tuhan diartikan bukan hanya sekedar percaya, namun juga mempercayakan hidup kita kepada Tuhan. Bagaimana dengan hidup kita? Sudahkah kita mengandalkan Tuhan dalam pengertian yang seperti itu? Atau selama ini kita hanya percaya dalam hati namun tidak pernah mau mempercayakan hidup kita kepada Tuhan?Mengandalkan Tuhan Berarti Bergerak AktifMengadalkan Tuhan bukan sikap yang pasif dimana kita menyerahkan seluruhnya kepada Tuhan kemudian kita berdiam diri berharap semua dapat diselesaikan. Mengandalkan Tuhan merupakan tindakan aktif dengan melakukan bagian kita dengan sikap hati yang percaya bahwa Tuhan pasti menolong kita dalam menghadapi segala Yeremia 178 tadi dikatakan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan itu seumpama pohon yang ditanam ditepi air dan merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air. Pohon itu daunnya tetap hijau bahkan tetap menghasilkan buah dalam tahun kering ini bisa digambarkan seperti bila kita pergi ke suatu hutan atau daerah dimana ada banyak pohon. Di daerah tersebut sedang musim kering dan hampir semua pohon kering dan layu, serta tidak sedikit pula yang akhirnya mati. Namun diantara pohon-pohon kering tersebut ada pohon yang berbeda dengan keadaan banyak pohon yang lain. Pohon itu tetap hijau daunnya bahkan berbuah. Demikanlah digambarkan orang yang mengandalkan yang membuat pohon itu tetap hijau dan berbuah?Dijelaskan disana bahwa yang membuat pohon itu tetap hijau daunnya dan berbuah adalah karena pohon tersebut merambatkan atau menjalarkan akarnya sampai ke air. Akar pohon ini kuat menembus tanah mencari air sebagai sumber kehidupan. Inilah rahasianya mengapa pohon tersebut dapat bertahan dalam tahun kering. Hal tersebut menjadi penggambaran bagi kita bahwa mengandalkan Tuhan itu bukan sikap yang instan. Mengandalkan Tuhan tidaklah sama dengan “The Power of Kepepet”, alias kalau terjepit baru lari kepada Tuhan. Mengandalkan Tuhan berawal dari membangun akar yang kuat di dalam bergerak mencari Tuhan akan membuat iman kita kuat dan terus terkoneksi dengan sumber air kehidupan. Ada hal yang perlu kita kerjakan, inilah makna mengandalkan Tuhan. Secara rohani berarti kita terus mendekat dan terkoneksi dengan Tuhan sebagai sumber air kehidupan dan secara jasmani kita terus berusaha melakukan bagian kita dalam menyelasaikan persoalan jelas bahwa mengandalkan Tuhan sama sekali bukanlah sifat yang pasif, namun merupakan sikap yang aktif. Seperti akar pohon yang akan terus bergerak mencari sumber air, karena pohon itu tahu bahwa tanpa air dia akan mati. Demikianlah hendaknya kita menyadari, bahwa tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Selamat merenungkan, tetaplah mengandalkan Tuhan dalam segala keadaan. Tuhan Yesus memberkati..
Bagaimanaciri dari orang yang mengandalkan Tuhan akan dijabarkan dalam pemberitaan firman Tuhan kali ini. 20:04. June 30, 2021 Hidup diibaratkan sebuah pertandingan dalam sebuah pertandingan, maka kita diminta untuk menang. Dalam sharing Firman Tuhan hari ini dibagikan tentang bagaimana kita mengalami ketenangan meski ditengah
Ayat Alkitab Mengenai Tuhan yang DiandalkanAyat Alkitab Mengenai Mengandalkan TuhanDaftar Ayat Alkitab LainnyaAyat Alkitab Mengenai Tuhan yang – Ayat Alkitab tentang mengandalkan Tuhan. Ketika menjalankan kehidupan di dunia, manusia tentu tidak bisa hanya bergantung pada dirinya sendiri saja. Ia haruslah mengandalkan orang percaya, mengandalkan Tuhan adalah hal yang sangat penting dilakukan. Selain karena untuk menunjukkan bahwa kita percaya terhadap-Nya, sikap mengandalkan Tuhan akan membuat kita menjadi semakin dekat yang kita ketahui bahwa Tuhan memiliki kuasa untuk menjadikan apa saja yang tidak mungkin menjadi mungkin. Apa saja yang mustahil menjadi benar-benar dapat itu, kita sangat bisa mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Hal yang serupa juga banyak dijelaskan di dalam ayat emas Alkitab atau firman Tuhan dalam Perjanjian Lama dna itu pada kesempatan ini kami ingin membagikan daftar kumpulan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan yang menjelaskan mengenai mengandalkan Tuhan. Simak selengkapnya di bawah berikut Alkitab Mengenai Mengandalkan TuhanTanpa banyak basa basi lagi, langsung saja silahkan simak pembahasan lengkap mengenai daftar kumpulan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan mengenai mengandalkan Tuhan. Simak pembahasan lengkapnya berikut Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”Yesaya 4113Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!Roma 1216Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada 4020Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat 155Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan Tawarikh 2914Sebab bukan dengan pedang mereka menduduki negeri, bukan lengan mereka yang memberikan mereka kemenangan, melainkan tangan kanan-Mu dan lengan-Mu dan cahaya wajah-Mu, sebab Engkau berkenan kepada 444Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan 8020Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah 35-7Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah 7326TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang 231-2Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak 168Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal 1271Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang 124-5Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah 169Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan 1211-2Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan 413Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk 634Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan 1022Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN. TUHAN telah menjawab aku dengan memberi 1185Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku 161Daftar Ayat Alkitab LainnyaSelain hal-hal tentang mengandalkan Tuhan, kami juga punya berbagai artikel menarik yang menuliskan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan mengenai petunjuk kehidupan lainnya di dalam Injil. Simak pada artikel-artikel Alkitab untuk Anak Sekolah Minggu PendekDaftar Ayat Emas Alkitab Tentang Penyejuk HatiAyat Alkitab Tentang Menunggu Jawaban DoaAkhir KataDemikian pembahasan singkat mengenai ayat emas alkitab tentang mengandalkan Tuhan. Semoga dengan adanya kumpulan daftar ayat emas Alkitab atau firman Tuhan mengenai mengandalkan Tuhan ini bisa menjadi salah satu cara agar kita makin dewasa rohani. Haleluya, Renungan Kristen tentang DoaRenungan Rohani Kristen tentang Berkat TuhanCara Agar Doa Kristen Dikabulkan Tuhan
Pragmatic218 hadir dengan permainan terlengkap seperti Blackjack, Baccarat, Fantan, Sicbo, Roullete, Dragon Tiger dan Dadu Koprok. 4. Togel Online. Permainan satu ini juga tersedia di agen judi slot online Pragmatic218. Dengan mengandalkan keberuntungan anda bisa mendapatkan hadiah yang sangat besar apabila bisa menebak 4 angka 4D dengan tepat.
Bermain sambil Memuliakan Tuhan Bacaan Alkitab Efesus 429-32 Berdoa dan Bernyanyi A. Pengantar Jawablah pertanyaan berikut! 1. Permainan apa saja yang sering kamu mainkan? Apa yang kamu rasakan ketika sedang bermain? 2. Ceritakan sebuah pengalaman menyenangkan saat kamu bermain! Cerita Bermain sambil Memuliakan Tuhan Simaklah cerita berikut! Anto dan teman-temannya hampir setiap Sabtu sore bermain sepeda, berkeliling di lingkungan perumahan mereka. Di sekitar perumahan tersebut ada taman yang cukup luas untuk bermain dan berolah raga. Suatu sore, ketika Anto dan teman-temannya sedang bersepeda, mereka melihat Kakek Edi tetangga mereka, sedang jalan di sekitar taman tersebut. Mereka terkejut ketika melihat kakek itu tiba-tiba jatuh. Mereka langsung menghampiri Kakek Edi. Nampak wajah kakek itu sangat pucat. Ternyata kakek Edi tiba-tiba sakit, ia pusing dan kehilangan keseimbangan badan sehingga terjatuh. Sri teman Anto, selalu membawa botol minum ketika bersepeda. Sri langsung mengeluarkan botol minum dan diberikan kepada Kakek Edi. Mereka memegang tangan Kakek Edi untuk berdiri dan dibopong menuju kursi di taman. Kakek Edi duduk menenangkan diri, ditemani Anto dan kawan-kawan. Kakek Edi masih belum terlalu kuat untuk berjalan karena masih sedikit pusing. Anto segera mengayuh sepedanya menuju rumah sang kakek yang tidak jauh dari taman itu dan memberitahukan kejadian tersebut kepada Pak Agus, anak Kakek Edi. Pak Agus sangat berterima kasih kepada Anto karena telah membantu menyampaikan kabar tentang ayahnya. Pak Agus bergegas menuju ke taman untuk menjemput ayahnya. Anton dan teman-temannya melanjutkan bermain sepeda dengan gembira. Anto, Sri dan teman yang lain sangat bersukacita karena mereka telah menolong tetangga mereka. Ketika pulang ke rumah, kejadian itu diceritakan kepada orang tua mereka. Mereka mendapat pujian dari orang tua mereka karena menolong kakek Edi. Tindakan menolong Kakek Edi adalah perbuatan yang memuliakan Tuhan. Anto dan teman-temannya merasakan sukacita yang begitu besar karena ketika sedang bermain mereka bisa menyenangkan hati Tuhan dengan menolong orang lain. Sumber dokumen Kemdikbud C. Memahami Makna Bermain sambil Memuliakan Tuhan Jawablah pertanyaan berikut ini! 1. Apa yang dilakukan oleh Anto dan teman-temannya ketika sedang bermain sepeda dan mendapatkan seorang kakek yang sedang sakit dan terjatuh di jalan? Mengapa mereka melakukan hal tersebut? 2. Pernahkah kamu menolong orang lain ketika sedang bermain? Tuliskan pengalamanmu! D. Pendalaman Materi Bermain sambil Memuliakan Tuhan Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan. Hampir semua orang suka bermain, baik sendiri, maupun bersama orang lain. Ada yang senang bermain permainan tradisional seperti bermain layang-layang, kelereng, lompat tali, kasti, benteng, congklak, balap karung, petak umpet, dan monopoli. Ada juga yang senang dengan permainan modern, seperti video game, nintendo, playstation dan berbagai jenis permainan lain yang menggunakan alat elektronik seperti televisi, komputer, atau berbagai gadget telepon seluler, tablet, dsb.. Zaman sekarang banyak orang lebih suka pergi bermain ke tempat warnet warung internet, memainkan permainan yang disebut game online seperti Point Blank, Warcraft Dota, Counter Strike, Lost Saga, dll. Ada juga yang senang permainan olahraga seperti sepak bola, basket, berenang, bulutangkis, futsal, dan sebagainya. Ada juga permainan petualang, misalnya mencari jejak, atau menemukan sebuah benda yang hilang. Pada dasarnya, semua permainan anak-anak sangat menyenangkan. Akan tetapi, hal penting yang harus diingat adalah setiap permainan yang kita pilih atau mainkan haruslah memuliakan Tuhan. Tahukah kamu permainan mana yang memiliki dampak positif lebih banyak? Sebenarnya, permainan tradisional lebih banyak membawa dampak positif bagi kita karena dalam permainan kita banyak belajar secara nyata. Kita dilatih untuk berinteraksi dengan orang lain, karena kebanyakan permainan tradisional dimainkan bersama teman atau secara berkelompok. Permainan benteng misalnya bermanfaat untuk melatih kecepatan, kesabaran dan daya pikir bertaktik. Permainan lompat tali dapat melatih ketepatan. Permainan tradisional tidak perlu mengeluarkan uang untuk bermain. Permainan modern, misalnya bermain game online memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya antara lain dapat menguasai beberapa hal dalam waktu yang sama, dapat menguasai komputer dan teknologi dengan baik. Dampak negatifnya bisa menjadi candu. Kecanduan bisa lupa waktu. Dampak lainnya, jika belum memiliki penghasilan sendiri, terkadang berani mengambil uang orangtua untuk bermain di Warnet. Permainan modern membutuhkan uang untuk membeli alatnya ataupun menyewa. Dampak lainnya, jadi bolos sekolah hanya untuk bermain Game atau lebih mementingkan bermain ketimbang sekolah. Hal lainnya, dapat menyebabkan gangguan kesehatan misalnya kerusakan pada mata karena terlalu sering dan lama berada di depan layar monitor; dapat berakibat sakit atau cedera tulang belakang karena tidak bergerak dalam waktu lama. Dampak buruk yang lain adalah kurang bersosialisasi karena lebih sering berhadapan dengan dunia maya, memicu sifat ego dan individualistis. Permainan modern, khususnya game online memiliki dampak yang sangat membahayakan dan mengkhawatirkan. Permainan modern dapat menimbulkan rasa jengkel yang berlebihan bahkan bisa berlarut-larut karena lawan kita bermain adalah sebuah mesin. Jika kita kalah, tidak ada yang menghibur kita. Sedangkan, permainan tradisional kemenangan’ bukanlah hal yang utama. Jika kita kalah, ada teman yang menghibur. Di sini, kita dapat belajar untuk menerima kekalahan dan menganggap kemenangan bukanlah hal yang perlu disombongkan. Bagaimana caranya kita memuliakan Tuhan saat bermain atau sambil bermain? Rasul Paulus menasihati kita dalam Surat Efesus 429-32 agar memiliki sikap sebagai berikut 1. Tidak mengeluarkan kata-kata kotor ketika sedang bermain ayat 29 2. Tidak geram, tidak marah atau tidak bertikai ayat 31 3. Tidak memfitnah dan tidak berbuat jahat ayat 31 4. Bermain dengan ramah ayat 32 5. Bermain dengan penuh kasih ayat 32 6. Saling mengampuni jika ada teman yang salah ayat 32 Kita harus ingat bahwa ketika bermain kita tidak boleh mengeluarkan kata-kata yang kotor seandainya kita tidak menang. Kita harus berjiwa besar untuk menerima kekalahan. Kita tidak perlu marah atau geram kepada lawan main kita. Apalagi sampai bermusuhan, itu bukanlah perbuatan yang dikehendaki Allah. Bermainlah dengan jujur. Jangan melakukan kecurangan hanya untuk menang. Apalah artinya kemenangan jika kita melakukan tindakan yang menyedihkan hati Tuhan yaitu dengan berlaku curang, memfitnah atau melakukan tindakan kejahatan. Jangan bertindak egois, mau menang sendiri. Berlakulah rendah hati ketika bermain atau ketika kita menang, dan berbagi kegembiraan serta sukacita dengan teman. Melalui bermain, kita juga diajar untuk memiliki sikap saling tolong-menolong dan bekerjasama. Pada akhirnya sikap saling mengampuni juga harus tercermin saat kita bermain sehingga kita sungguh-sungguh dapat memuliakan Tuhan. Sama halnya dengan sebuah kisah lomba permainan olahraga tinju pada tahun 1997 di Las Vegas, antara petinju kelas berat Mike Tyson yang berhadapan dengan Evander Holyfield. Dalam pertarungan tersebut Tyson kesal ketika menerima tandukan dari lawannya, Holyfield. Tyson jadi kehilangan ketenangan di atas ring, dia sangat marah dan menggigit telinga Holyfield hingga terpotong sedikit. Holyfield tidak dendam, justru ia memaafkan perbuatan Tyson. Setiap anak Tuhan dituntut untuk memiliki sikap seperti yang ditunjukkan oleh Holyfiled yaitu sikap mau mengampuni lawan bermainnya. Bermain adalah hal yang menyenangkan oleh karena itu harus kita syukuri. Kita bersyukur atas setiap kegembiraan yang kita alami saat bermain. Kenapa kita harus bersyukur? Karena sukacita atau kegembiraan itu berasal dari Tuhan. Raja Daud menulis dalam Mazmur 48 bahwa kegembiraan itu berasal dari Tuhan. Saat bermain adalah saat kita belajar untuk memuliakan Tuhan melalui sikap dan tindakan yang benar. Sikap yang selalu bergembira dan ceria serta tindakan yang selalu menunjukkan kebenaran dan kasih Tuhan. Ketika hal- hal yang baik, benar dan positif kita tunjukkan dalam bermain, saat itulah kita juga sedang memuliakan nama Tuhan. E. Menghayati Makna Bermain sambil Memuliakan Tuhan 1. Jawablah pertanyaan berikut ini! a. Apa artinya bermain sambil memuliakan Tuhan? b. Mengapa kita harus bersyukur saat bermain? c. Sebutkan dampak positif dan negatif dari bermain? d. Bagaimana seharusnya sikap kamu ketika bermain sambil memuliakan Tuhan? 2. Buatlah kliping yang berisikan kumpulan gambar permainan tradisional dan modern. Pada setiap gambar yang kamu kumpulkan, sebutlah jenis atau nama permainan tersebut, serta jelaskan dampak positif dan negarif dari permainan itu! Di akhir kliping tersebut, tulislah tekadmu dalam memuliakan Tuhan ketika bermain. F. Belajar dari Nyanyian Dengan penuh penghayatan, nyanyikanlah lagu dari Kidung Ceria nomor 2332-3, yang berjudul “Yesus Menginginkan Daku”. Renungkanlah setiap kata yang kamu nyanyikan. Sesudah menyanyikan lagu tersebut, tuliskanlah pesan nyanyian tersebut untuk kamu. Kidung Ceria 2332-3 “Yesus Menginginkan Daku” 2. Yesus menginginkan daku menolong orang lain, manis dan sopan selalu, ketika ku bermain. bersinar; itulah kehendak Yesus, bersinar, bersinar, aku bersinar terus. 3. Kumohon Yesus menolong, menjaga hatiku, agar bersih dan bersinar meniru Tuhanku. Ref. G. Rangkuman Bermain adalah hal yang menyenangkan, oleh karena itu harus kita syukuri. Dengan bermain kita dapat memuliakan Tuhan. Permainan yang memuliakan Tuhan adalah permainan yang memberikan pengaruh yang baik dan memberi dampak positif bagi kita. Bermain sambil memuliakan Tuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain bermain dengan sopan, jujur, tidak egois atau mau menang sendiri, bekerjasama, tidak bertikai, bermain dengan ramah, penuh kasih, tidak menyakiti teman, saling menolong dan saling memaafkan. H. Doa Allah yang baik, kami bersyukur untuk kegembiraan yang kami rasakan ketika bermain. Tolonglah kami agar dapat memilih permainan yang baik dan benar. Terangilah hati kami dengan Roh Kudus-Mu, agar tindakan selalu memuliakan nama-Mu ketika bermain. Dalam nama Kristus Yesus, kami berdoa. Amin.
MengandalkanTUHAN dalam segala hal Minggu, 08 Februari 2015 by Alfanet Fx Salam sejahtera buat sobat semuanya, semoga selalu diberi kebahagiaan dan kesejahteraan yang abadi. Hari ini kita akan mencoba membahas tentang Mengandalkan TUHAN dalam segala hal." Saudara terkasih,
5 Beginilah firman TUHAN “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! 6 Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. 7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! 8 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. Yer. 175-8 Kesombongan merupakan awal kehancuran. Inilah yang dialami oleh bangsa Yehuda. Mereka merasa aman karena berkoalisi dengan sekutu-sekutunya dan menyembah allah-allah asing. Akibatnya, mereka mengalami masa yang berat dengan dibuang ke Babel. Hukuman itu diberikan oleh Tuhan untuk menghancurkan kepercayaan diri bangsa Yehuda yang terlalu tinggi dan membuat mereka bertobat 2911-13. Hidup susah di pembuangan menyadarkan mereka untuk kembali mengandalkan Tuhan, satu-satunya Allah yang berdaulat. Orang yang tidak mengandalkan Tuhan tidak ada pilihan selain menjalani hidup yang penuh hukuman terkutuklah –175; bnd. BIMK. Bagaimanapun keadaan hidupnya, dia “tidak akan mengalami datangnya keadaan baik” 176. Keadaan susah akan membuatnya kehilangan sukacita. Keadaan jaya akan menjauhkannya untuk menikmati sukacita yang sejati jangan pikir kenikmatan duniawi bisa mengalahkan kenikmatan dalam Tuhan, baca Mzm. 8411. Sebaliknya, orang yang mengandalkan Tuhan tidak ada pilihan selain menjalani hidup yang penuh berkat diberkatilah – 177. Dia “tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah” 178. Selaras dengan Mzm. 1, orang yang mengandalkan Tuhan seperti pohon yang dekat dengan sumber air. Sekalipun dalam kekeringan, pohon itu akan tumbuh sangat subur karena selalu mendapat pasokan nutrisi yang cukup bukan berarti selalu dijauhkan dari kesulitan hidup, tetapi apapun kesulitan hidup yang dialami, orang-orang yang mengandalkan Tuhan hidupnya tetap kokoh. Bagaimana caranya untuk mengandalkan Tuhan? Pertama, jangan pernah menggantikan sumber daya rohani yang tak terbatas dengan sumber daya duniawi yang terbatas Mzm. 6211b. Paulus, yang paham beratnya medan pertempuran orang beriman, menasihati jemaat Efesus untuk “mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah” firman Tuhan, doa, dsb; baca daftar lengkapnya di Ef. 613-18. Di tengah tekanan batin akibat pelayanan yang begitu berat 1518, ada lima doa Yeremia yang berbentuk puisi tercatat dalam kitab ini misal, 207-18. Itulah rahasia kekuatannya. Orang yang menggunakan sumber daya rohani tidak akan bisa dikalahkan oleh keadaan. Hal ini sesuai dengan teladan Tuhan Yesus. Malam sebelum disalib, Dia bukan sibuk mengatur siasat, tetapi sibuk berdoa. Hasilnya, Dia pun mendapatkan kekuatan ilahi Luk. 2243 untuk menggenapi misi-Nya. Kedua, berusahalah semaksimal mungkin, tetapi serahkanlah hasilnya pada Tuhan. Mengandalkan Tuhan bukan berarti meniadakan usaha, namun berusaha dengan cara pandang bahwa Tuhanlah yang berdaulat Ayb. 422. Walaupun menyampaikan pesan Tuhan dengan tekun, hanya dua orang yang tercatat bertobat dalam kitab Yeremia Barukh, sekretarisnya 451-5 dan Ebed Melekh, sida-sida dari Etiopia yang melayani raja 3915-18. Namun demikian, Yeremia terus melayani dengan setia selama 40 tahun sampai akhir hidupnya. Banyak orang tekun berusaha tetapi tidak rela menempatkan Tuhan sebagai Tuhan Penguasa atas hidup mereka. Inilah yang membuat mereka mudah patah semangat ketika hasil usaha mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Ketiga, taatlah pada pimpinan Tuhan. Bersandar pada Tuhan menuntut ketaatan mutlak. Bahkan, seperti Yeremia, sampai harus mengalami berbagai kesulitan. Orang-orang sekampungnya berkomplot melawan dia 1118-23 dan berbagai penyaniayaan diterimanya 201-6; 3711-3813; 431-7. Yeremia juga menjalani hidup yang “tidak wajar” ketika Tuhan memerintahkannya melakukan tindakan-tindakan simbolis untuk menyatakan pesan-Nya. Dia tidak diizinkan menikah 161-4, kemudian disuruh memanggul gandar/kuk dari kayu 272 dan bahkan menggantinya dengan besi 2813. Relakah kita hidup menaati Tuhan sampai seperti ini? Ketika ingin menyerah, ingatlah dan mintalah kekuatan pada Kristus, yang terlebih dulu “taat sampai mati di kayu salib” Flp. 28 demi menebus dosa kita. Taat juga berarti bersiap selalu untuk mengganti rencana kita jika Tuhan menghendakinya. Paulus dan Silas pernah dicegah oleh Roh Kudus ketika ingin memberitakan Injil ke Asia dan Bitinia Kis. 166-7. Secara manusia, itu terlihat sebagai sebuah kegagalan. Mungkin saja mereka merasa kecewa dan bertanya-tanya. Tetapi, ternyata Tuhan memiliki rencana lain, yaitu supaya mereka memberitakan Injil kepada orang-orang di Makedonia Kis. 169-10. Jadi, jangan buru-buru patah semangat ketika rencana kita yang baik dan matang ternyata tidak terwujud. Walaupun secara kasat mata terlihat merugikan, taat pada pimpinan Tuhan selalu mendatangkan hasil yang terbaik Rm. 828. Keadaan kita saat ini mungkin terlihat buruk. Namun, kiranya itu tidak membuat kita patah semangat. Bangkitlah dan belajarlah untuk bersandar pada kekuatan Tuhan. Kita diberi jaminan penyertaan oleh Kristus Mat. 2820b, yang telah mengalahkan maut sehingga tidak ada lagi yang akan mengalahkan kita. Amin. Pertanyaan-Pertanyaan untuk Direnungkan Apakah orang yang mengandalkan Tuhan pasti akan lebih berhasil dibanding dengan orang yang tidak mengandalkan Tuhan?Bagaimana “hidup yang mengandalkan Tuhan” membentuk cara Anda merencanakan sesuatu, menjalankan usaha dan pekerjaan, serta mendidik anak?Apa komitmen Anda untuk lebih mengandalkan Tuhan di tahun ini? Ayat-Ayat Alkitab Pendukung apabila harta makin bertambah, janganlah hatimu melekat padanya. Mzm. 6211b Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. Mzm. 8411 13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, 17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, 18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, Ef. 613-18 Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Luk. 2243 Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. Ayb. 422 Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. Kis. 166 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Rm. 828 Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Mat. 2820b
Bacaan: 2 Tawarikh 16:1-14. "Karena engkau bersandar kepada raja Aram dan tidak bersandar kepada TUHAN Allahmu, oleh karena itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu." (2 Tawarikh 16:7) Alkitab mencatat bahwa ketika Asa hidup percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati, dan hidup mengandalkan dia, maka Tuhan mengaruniakan keamanan dan
Pernah nggak kamu membayangkan rasanya jadi Tuhan walaupun hanya sehari saja seperti di film Bruce Almighty? Game didesain untuk memberikan para pemainnya kekuatan super seperti Tuhan yang bisa mengendalikan karakter game dengan sesuka hati. Dengan game, kamu juga bisa memenuhi ambisimu, geng. Misalkan kamu berambisi jadi pembalap, kamu bisa memainkan game balap yang realistik. Ada juga cheat dalam game yang bisa bikin kamu punya kekuatan seperti Dewa. Cheat kebal alias anti peluru, ammo nggak terbatas, atau one hit kill seperti di GTA San Andreas. 7 Game Terbaik yang Mengizinkanmu Bermain Sebagai Tuhan Ternyata, ada, lho, beberapa game PC yang mengizinkanmu bermain dan mengatur dunia layaknya Yang Maha Kuasa. Genre game yang jarang terdengar bernama God game ini membuat kamu nggak cuma mengendalikan satu karakter saja, melainkan nasib dari semua karakter yang ada di dalam game. Nggak cuma menentukan nasib, kamu juga bisa menciptakan makhluk-makhluk yang sesuai dengan keinginanmu dan menyembahmu sebagai Tuhan. Menarik banget, kan? Kalau gitu langsung saja Jaka kasih tahu kamu mengenai 7 game terbaik yang mengizinkanmu bermain sebagai Tuhan. Check it out! 1. Populous Populous merupakan game pertama dalam sejarah yang mengizinkanmu untuk bermain sebagai Tuhan. Kamu dapat membangun sebuah peradaban dengan menggunakan kekuatan hebat milikmu. Game ini memiliki lebih dari 500 level dan dalam setiap levelnya, kamu bakal berurusan umatmu bahkan musuh-musuh yang harus kamu hadapi. Dengan menggunakan kekuatanmu untuk mengubah ketinggian daratan, kamu harus mengalahkan "Tuhan" lainnya untuk mengambil pengikut mereka. 2. Reus Reus merupakan game indie yang dirilis pada tahun 2013 lalu. Dalam Reus, kamu bakal mengontrol 4 raksasa elemental yang memiliki kekuatan untuk membangun peradaban. Kamu nggak bisa mengendalikan orang-orang, namun kamu bisa mengendalikan sikap mereka dengan melakukan aksi. Aksi tersebut bisa untuk mengembangkan peradaban atau bahkan menghancurkannya. Kamu juga bisa memberikan umatmu beragam sumber daya supaya mereka hidup enak. Namun, jangan terlalu banyak karena nanti mereka jadi serakah. 3. Black & White Berbeda dengan game-game lainnya, Black & White merupakan game di mana kamu terang-terangan berperan sebagai Dewa atau Tuhan. Kamu adalah seorang Dewa baru yang datang ke sebuah pulau. Misi kamu adalah menjadikan penduduk-penduduk pulau tersebut sebagai umat yang menyembahmu. Kamu memiliki 2 pilihan, berbuat baik untuk menyenangkan mereka, atau melakukan hel keji supaya warga takut dan menjadi pengikutmu. 4. The Sims The Sims mungkin adalah sebuah game simulasi. Namun, dalam game ini, kamu dapat menciptakan Sim sekaligus mengontrol apa yang harus si karakter lakukan dan pikirkan. Nggak cuma itu, geng. Kamu juga bisa mengatur nasib Sim milikmu, entah ia bakal hidup dengan enak, atau bahkan kamu bunuh dengan menjebaknya di kolam renang. Kamu juga bisa mengubah lingkungan sekitar Sim-mu dengan sesuka hati. Game simulasi kehidupan buatan EA ini laku keras, lho. 5. Spore Spore merupakan game buatan EA lainnya yang masuk ke dalam daftar ini. Berbeda dengan The Sims, dalam Spore kamu bahkan bisa mengatur evolusi ciptaanmu. Game dimulai dengan pemain yang menciptakan sebuah spesies prasejarah yang berukuran sangat mikro. Tujuan kamu adalah mengembangkan ciptaanmu hingga bisa pergi ke luar angkasa. Spesies yang awalnya hidup di laut kini memiliki kaki untuk bergerak di daratan. Kamu bisa mengajari dan mengatur agar spesies tersebut berevolusi menjadi lebih cerdas, dan sebagainya. 6. From Dust From Dust merupakan game buatan Ubisoft yang disebut developer-nya sebagai sekuel spiritual untuk Populous. Hal ini dikarenakan gameplay kedua game yang terlihat mirip. Dalam From Dust, kamu memiliki misi untuk menjaga agar suku Nomadik nggak mati dengan mengatur alam yang ada di sekitar mereka. Kamu bisa memanipulasi hal-hal yang ada di dalam game, seperti lava, tanah, dan air untuk menjaga kehidupan suku tersebut. 7. Godus Game terakhir dalam daftar adalah Godus. Mirip seperti From Dust, Godus juga merupakan game yang terinspirasi dari game Populous. Bedanya, game ini mengambil latar Kitab Kejadian yang ada di Alkitab. Game dimulai dengan seorang pria dan wanita yang kamu selamatkan ketika tenggelam. Setelah membawa mereka ke "Tanah Perjanjian", kamu harus mengawinkan mereka berdua untuk membuat bangsa. Makin banyak keturunan, makin banyak yang bisa kamu pekerjakan untuk membangun, geng. Akhir Kata Demikian artikel Jaka mengenai 7 game terbaik yang mengizinkanmu untuk bermain sebagai Tuhan. Meskipun seru, tapi jangan berharap kamu bisa berlaku semena-mena di dunia nyata ya, geng. Nanti malah kamu dibenci seperti karakter Light Yagami dari anime Death Note yang memiliki sifat God Complex. Sampai di sini dulu ya, geng. Ciao! Baca juga artikel seputar Games atau artikel menarik lainnya dari Prameswara Padmanaba ARTIKEL TERKAIT 10 Game Terbaik Ini Tetap Menjadi Favorit Gamer Meski Dirilis Berulang-ulang 5 Game Jadul Tahun 90-an Ini Merupakan Game Terbaik Di Masanya, Setuju Nggak? 5 Video Game Terbaik Ini WAJIB Kamu Mainkan Paling Tidak Sekali Seumur Hidup!
Iniluar biasa. Dengan Allah yang mengasihi aku. Dia menebus diri saya - anjing yang mati. Dan Tuhan memberi disiplin bagi yang dikasihiNya, seperti Ibrani 12 katakan. Dia datang dengan ganjaran dan Dia menghajar diri kita dan menunjukkan bahwa kita tidak dapat mengandalkan diri sendiri. sampai pada akar semua ini yang menjadi intinya.
Seiring berjalannya waktu, Yi Xin berkumpul bersama saudara-saudaranya untuk membaca firman Tuhan dalam persekutuan, dan berbagi tentang pengalaman dan pemahaman mereka sendiri. Dia sangat tersentuh oleh pengalaman saudara-saudarinya dan, melalui firman Tuhan, dia dapat memahami beberapa misteri kehidupan. Dia menemukan bahwa semua penderitaan manusia disebabkan oleh kerusakan Iblis dan bahwa hanya dengan datang di hadapan Tuhan dan hidup dengan firman Tuhan mereka dapat membebaskan diri dari penderitaan itu. Yi Xin merasa diperkaya hidup dengan firman Tuhan yang membimbingnya, dan jumlah waktu yang dihabiskannya untuk bermain game semakin berkurang. Namun, setelah beberapa saat, setiap kali dia melihat iklan untuk video game baru, dia masih ingin mengkliknya untuk bermain, tetapi ketika dia memikirkan tekad yang dia buat di hadapan Tuhan, dia akan menahan diri untuk tidak bermain. Suatu malam, grup game onlinenya mengirimkan pesan yang memberitahu Yi Xin bahwa ada monster baru dan bahwa mereka membutuhkan karakternya untuk bergabung. Jika mereka bisa mengalahkan monster ini, kata mereka, mereka akan memenangkan beberapa senjata dan peralatan langka. Melihat pesan ini, Yi Xin hampir tidak bisa menahan kegembiraannya, dan dia mulai mondar-mandir di depan komputer, bergumul di dalam hatinya "Ini adalah kesempatan bagus untuk meningkatkan peralatan kami. Saya tidak bisa melewatkannya! Tapi saya sudah berdoa kepada Tuhan bahwa saya tidak bermain video game lagi. Jika saya memainkannya lagi, tidakkah saya berbohong kepada Tuhan? Di sisi lain, kecanduan online bukanlah sesuatu yang bisa dihentikan seseorang dalam beberapa hari. Seharusnya tidak masalah hanya dengan memainkannya sekali atau dua kali lagi. Tuhan akan mengampuni saya." Yi Xin masih tidak dapat menahan godaan, jadi dia sekali lagi menyalakan komputer dan mulai bermain dengan teman-teman onlinenya, dan baru pergi tidur keesokan paginya. Setelah dia bangun, Yi Xin memikirkan bahwa dia tidak dapat mengatasi godaan dan karenanya dia merasa sangat menderita dan bersalah, dia membenci kurangnya tekad dan bertanya-tanya mengapa dia kembali ke cara lamanya begitu cepat. Kemudian, Yi Xin memberi tahu Xiao Li tentang keadaannya dan Xiao Li mengiriminya beberapa bagian firman Tuhan lagi "Bagaimana game-game itu datang? Apakah ia berasal dari Iblis? ... Dunia yang jahat ini menggunakan segala macam cara untuk menarik mereka yang tidak mampu mengenali dunia dan tren jahat umat manusia. Dunia terutama memancing orang-orang ini." "Iblis melakukan hal-hal ini untuk memancing orang-orang, membuat mereka menjadi buruk. Bagi mereka yang hidup di dunia virtual, mereka tidak tertarik pada apa pun yang berhubungan dengan kehidupan normal kemanusiaan, mereka tidak ingin bekerja atau belajar. Mereka hanya peduli tentang dunia virtual, seakan mereka dipikat oleh sesuatu. Begitu mereka bosan atau duduk tanpa melakukan apa-apa, atau ketika mereka melakukan pekerjaan nyata di tempat kerja atau tempat belajar, mereka malah ingin bermain game, dan bermain game secara bertahap menjadi seluruh hidup mereka" Orang Beriman Pertama-tama Perlu Memahami yang Sebenarnya Mengenai Tren Kejahatan di Dunia. "Bagian manakah dari manusia yang Iblis hancurkan? Pikiran dan seluruh keberadaan manusia. Iblis menghancurkan pikiranmu, membuatmu tidak berdaya untuk menentang, yang berarti bahwa, sedikit demi sedikit, hatimu berpaling kepada Iblis tanpa engkau menginginkannya. Iblis menanamkan hal-hal ini dalam dirimu setiap hari, setiap hari menggunakan gagasan dan budaya ini untuk memengaruhi dan memolesmu, melemahkan kehendakmu sedikit demi sedikit sehingga pada akhirnya, engkau tidak lagi ingin menjadi orang baik, sehingga engkau tidak lagi ingin membela apa yang engkau sebut sebagai 'kebenaran.' Tanpa sadar, engkau tidak lagi memiliki kemauan untuk berenang menentang arus, tetapi sebaliknya, engkau mengalir mengikuti arus. ... Masing-masing dari tipu muslihat yang Iblis gunakan untuk merusak manusia membuat manusia tidak berdaya untuk menentang; tipu muslihat yang mana pun bisa sangat mematikan bagi manusia. Dengan kata lain, apa pun yang Iblis lakukan dan tipu muslihat apa pun yang ia gunakan dapat menyebabkanmu menjadi merosot, dapat membuatmu berada di bawah kendali Iblis, dan dapat membuatmu terperosok dalam rawa kejahatan dan dosa. Seperti itulah tipu muslihat yang Iblis gunakan untuk merusak manusia" Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VI. Xiao Li berkomunikasi dengan Yi Xin, dan mengatakan, "Firman Tuhan dengan jelas memperlihatkan kepada kita esensi video game. Dari luar, sepertinya game online diciptakan oleh manusia, padahal sebenarnya itu adalah tren jahat yang berakar dari Iblis, dan mereka adalah alat yang dipakai setan untuk mengendalikan, membahayakan, dan melahap manusia. Iblis adalah penghulu malaikat yang memberontak dan melawan Tuhan pada mulanya, dan setelah Tuhan mengalahkannya dan mengirimkannya ke bumi, sejak itu Iblis terus menerus merusak dan melukai umat manusia yang diciptakan oleh Tuhan. Iblis menggunakan teori-teori yang dimiliki oleh orang hebat dan terkenal, penyebaran pesan melalui film dan televisi dan dampak yang ditimbulkan oleh lingkungan sosial kita untuk mengindoktrinasi kita dengan ajaran sesat dan kekeliruan seperti 'Hidup ini hanyalah untuk makan dan berpakaian', 'Isi harimu dengan kesenangan karena hidup ini singkat', dan 'Hidup ini singkat, nikmati selagi engkau bisa', sehingga semua umat manusia menjalani kehidupan dengan makan, minum, dan bersenang-senang, dan menjadi semakin jahat dan rusak. Khususnya di zaman yang berteknologi maju ini, Iblis telah menguasai mentalitas manusia yang mencari rangsangan dan mendambakan kehidupan supernatural, dan telah memunculkan tren jahat game online ini, dan ia menggunakan tren ini untuk memuaskan berbagai keinginan orang yang tidak dapat diwujudkan dalam kehidupan nyata. Dengan cara ini, hati kita sepenuhnya berada di bawah kendali Iblis, kita kehilangan otonomi terhadap diri kita sendiri, kita kehilangan tujuan yang benar yang seharusnya kita cari dalam hidup, dan kita akhirnya hidup dalam fantasi yang tidak realistis. Seperti yang diungkapkan oleh firman Tuhan, itu seperti menggunakan narkoba, sekali engkau mulai bermain maka engkau akan ketagihan, dan semakin banyak engkau bermain, semakin engkau ingin bermain, sampai akhirnya engkau tidak lagi ingin belajar atau pergi bekerja , dan seiring berjalannya waktu engkau kehilangan jenis kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang normal dan, dalam kasus-kasus yang parah, engkau akhirnya dirugikan dan dihancurkan oleh Iblis. Dalam kehidupan, ada banyak orang yang akhirnya dikeluarkan dari sekolah atau kehilangan pekerjaan mereka karena mereka bermain game online; pasangan yang sudah menikah menjadi berselisih satu sama lain karena satu dari mereka kecanduan game online dan yang satunya tidak, dan ada banyak pasangan yang bercerai pada akhirnya, dan bahkan ada beberapa yang benar-benar menganggap kehidupan nyata seolah-olah dunia fantasi dan mereka melakukan hal-hal yang mengerikan dan konyol, dan mereka membunuh orang tua mereka atau orang-orang di sekitar mereka berpikir bahwa mereka adalah monster, atau mereka melukai atau membunuh diri mereka sendiri. Dan meskipun kita percaya pada Tuhan dan membaca firman Tuhan, dan kita tahu dengan jelas bahwa bermain video game adalah cara di mana Iblis merugikan kita, kita masih tidak bisa mengendalikan diri kita dan kita terperosok dalam pencobaan Iblis, kita tidak bisa lolos darinya, dan kita kehilangan kesaksian kita di hadapan Tuhan. Dari sini, kita dapat melihat bahwa video game bukan hanya sarana hiburan yang berbahaya, tetapi lebih merupakan jebakan yang diberikan kepada kita oleh Iblis, jebakan yang, begitu kita jatuh ke dalamnya, sangat sulit untuk keluar dari sana. Sebagai gantinya, kita hanya terperosok semakin dalam sehingga kita dipermainkan oleh Iblis sampai mati dan sepenuhnya dilahap oleh Iblis pada akhirnya. Karena kita tidak memahami kebenaran dan tidak dapat melihat jelas tipu daya Iblis bahwa kita dipimpin oleh Iblis ke jalan yang jahat ini. Kita sekarang percaya pada Tuhan, dan karenanya kita harus melihat segala sesuatu sesuai dengan perkataan Tuhan, bergantung pada Tuhan untuk mengatasi pencobaan Iblis, dan tidak lagi memanjakan diri sendiri atau tunduk untuk dirugikan oleh Iblis." Firman Tuhan dan persekutuan Xiao Li membuat Yi Xin mengerti bahwa game online sebenarnya adalah cara yang digunakan oleh Iblis untuk merusak orang, dan Iblis yang memanipulasi orang di belakang layar. Tidak heran ketika seseorang mulai bermain video game, mereka menjadi kecanduan seperti narkoba, dan sulit bagi mereka untuk berhenti. Yi Xin berpikir kembali ketika dia mulai bermain game, saat itu dia hanya ingin tahu tentang game online, tetapi kemudian semakin dia bermain, semakin dia kecanduan, dan bahkan ketika dia menderita penyakit serius, dia masih tidak bisa berhenti bermain - dia hanya menjadi hamba video game. Setelah dia mulai percaya pada Tuhan, meskipun dia bertekad untuk menolak permainan ini, setiap kali dia menghadapi pencobaan Iblis, dia menjadi masih tidak dapat mengendalikan dirinya dan dia ditipu oleh Iblis berulang-ulang karena dia berada di bawah kendali permainan video ini. Ketika itu, Yi Xin melihat dengan jelas bahwa Iblis menggunakan video game untuk menggoda dan merusak orang-orang dengan tujuan membuat orang menjadi kecanduan pada game online, sehingga mereka kehilangan kehidupan yang seharusnya dimiliki orang normal, mereka menjadi semakin merosot, akhirnya Iblis mempermainkan mereka dan membahayakan mereka sampai mereka mati. Yi Xin memikirkan niat jahat Iblis dan kemudian dia memikirkan semua penderitaan yang dibawa kepadanya oleh permainan video game selama bertahun-tahun, dan dia memutuskan bahwa dia tidak lagi ingin dikendalikan atau dilukai oleh Iblis. Setelah itu, Xiao Li dan Yi Xin bersama-sama menonton film yang berjudul "Pulanglah Ke Rumah, Anakku". Yi Xin sangat tersentuh oleh film tersebut. Dia melihat bahwa pengalaman protagonis Xinguang sama dengannya, keduanya terbelenggu erat oleh video game online, dan Xinguang dapat mengandalkan Tuhan untuk benar-benar membuang video game yang telah mengikatnya dan dia memulai menjalani jalan kehidupan yang terang; Yi Xin mengaguminya, dia melihat perikop firman Tuhan ini dalam film "Engkau seharusnya sering memohon kepada Tuhan, supaya engkau tidak jatuh dalam pencobaan dan supaya engkau tidak tertipu oleh Iblis. Dalam zaman yang jahat ini, dalam zaman yang dipenuhi oleh roh najis dan Iblis, engkau harusnya berdoa supaya kebaikan dan perlindungan Tuhan akan lebih sering bersamamu, supaya Dia menjagamu dan melindungimu supaya hatimu jangan meninggalkan Tuhan dan engkau bisa berusaha menggunakan hati dan kejujuranmu untuk menyembah Tuhan" Orang Beriman Pertama-tama Perlu Memahami yang Sebenarnya Mengenai Tren Kejahatan di Dunia. Firman Tuhan memberi iman kepada Yi Xin. Dia percaya bahwa Tuhan adalah maha kuasa, dan protagonis dalam film bisa mengandalkan Tuhan untuk berhenti bermain video game, maka yang harus dia lakukan hanyalah mengandalkan Tuhan dan dia pasti bisa mengatasi kecanduan game-nya. Jadi, Yi Xin berdoa kepada Tuhan, berkata "Oh Tuhan! Aku benar-benar ingin membuang ikatan dari permainan video game dan aku tidak lagi ingin hidup dipermainkan dan dirusak oleh Iblis. Tapi imanku sangat kecil, aku tidak memiliki kebenaran, dan karena itu aku mudah tertipu oleh Iblis, semoga Tuhan memberi aku iman dan kekuatan yang aku butuhkan untuk memungkinkan aku meninggalkan dagingku dan tidak terjebak dalam rencana tipu daya Iblis. Saya ingin hidup sebagai manusia yang normal dan hidup dengan mengandalkan firman-Mu, dan jika aku bermain video game lagi, maka aku meminta-Mu untuk mendisiplinkanku." Hari-hari berikutnya, Yi Xin menjual komputernya yang berspesifikasi tinggi dan konsol gamenya dan menggantinya dengan komputer normal yang tidak dapat bermain game. Selanjutnya, dia mempertahankan renungan dan berdoa kepada Tuhan, setiap hari dia menghadiri persekutuan dengan saudara-saudarinya secara teratur untuk bersekutu tentang firman Tuhan dan dia memusatkan perhatiannya untuk membangun hubungan yang normal dengan Tuhan. Seiring berlalunya waktu, keinginan Yi Xin untuk bermain video game hilang. Kemudian, karena dia harus belajar profesi baru di perusahaannya, Yi Xin harus menonton beberapa video, dan ketika video diputar, setiap video akan menunjukkan tautan atau iklan untuk permainan online. Terkadang, Yi Xin tidak dapat menahan dirinya dan ingin mengklik hanya untuk melihatnya. Suatu kali, ketika Yi Xin sedang mencari video, satu tautan permainan video menarik perhatiannya, dan dia berpikir "Tidak apa-apa jika saya hanya melihat sebentar Saya hanya akan melihat ini sekali dan lain kali tidak akan melihat lagi." Yi Xin kemudian mengklik tautan untuk masuk ke situs web. Namun, tidak lama setelah dia memasuki situs web, yang mengejutkannya, dia tiba-tiba merasakan sakit di hatinya. Dia terburu-buru menutup jendela browser, dan dia menyadari dengan sangat jelas bahwa ini adalah Tuhan yang mendisiplinkan dia. Dia melihat bahwa, meskipun dia telah diracuni secara mendalam oleh video game, dia masih tidak memiliki tekad untuk meninggalkan Iblis. Dia telah membuat tekad di hadapan Tuhan dan kemudian telah melanggar tekadnya, namun Tuhan tidak menyerah untuk menyelamatkannya, sebagai gantinya, Tuhan telah menggunakan disiplin-Nya sebagai cara untuk mengingatkannya, sehingga dia secara bertahap melepaskan diri dari ikatan dan kendali permainan video, dan tidak lagi dirusak oleh Iblis. Dia dipenuhi dengan rasa syukur kepada Tuhan, dan dia bertekad untuk mengandalkan Tuhan untuk dapat keluar dari game online untuk selamanya, dan agar dia tidak akan memberontak atau melukai hati Tuhan lagi. Kemudian, Yi Xin ingat bahwa dia masih menjadi anggota grup permainan online sejak dia masih kecil. Setiap kali dia pergi bekerja, mereka akan mengirim pesan yang mengalihkan pikirannya, jadi dia merasa bahwa dia harus meninggalkan grup ini. Namun ketika dia memutuskan untuk melakukan ini, dia ragu-ragu "Orang-orang ini telah menjadi teman saya selama lebih dari 10 tahun. Haruskah saya benar-benar memutuskan hubungan dengan mereka dengan cara ini?" Yi Xin merasa enggan untuk mengambil tindakan ini, tetapi saat itu firman Tuhan ini muncul di benaknya "Jangan terlibat dengan apa pun yang menarik hatimu kepada hal-hal lahiriah, atau dengan orang-orang yang memisahkan hatimu dari Tuhan. Apa pun yang dapat mengalihkan hatimu sehingga tidak dekat dengan Tuhan, singkirkanlah, atau jauhilah itu. Ini akan jauh lebih bermanfaat bagi kehidupanmu" Tentang Menenangkan Hatimu di Hadapan Tuhan. Yi Xin kemudian mengerti bahwa menjaga jarak dari grup game online-nya akan baik untuknya keluar dari kecanduan game-nya dan juga untuk pertumbuhan hidupnya. Jadi, dia mengirim pesan kepada grupnya dengan mengatakan "Saya sekarang seorang Kristen dan saya harus menghadiri persekutuan gereja mulai sekarang. Saya tidak akan bermain lagi, jadi tolong jangan kirimi saya undangan mulai sekarang! "Dia kemudian meninggalkan grup permainan yang menemani dia selama lebih dari 10 tahun. Setelah itu, setiap kali tautan iklan untuk permainan video muncul di layar komputernya, Yi Xin akan berpikir, "Ini adalah pencobaan Iblis, dan itu adalah salah satu muslihat Iblis." Pada saat yang sama, dia menyadari bahwa Tuhan mengawasinya di sisinya. Dia tidak lagi ingin dipermainkan atau dilukai oleh Iblis, atau untuk membuat Tuhan berduka dan kecewa, sehingga dia akan melewati tautan-tautan iklan, dan dia tetap bertekad untuk tidak melihatnya. Ketika mendengar teman-teman sekerjanya mendiskusikan video game, dia akan terus memanggil Tuhan di dalam hatinya, meminta Dia untuk melindunginya dan memungkinkan dia untuk mengatasi godaan dan pencobaan Iblis. Setelah beberapa saat, Yi Xin menemukan bahwa video game tidak lagi memiliki daya tarikan yang besar untuknya seperti dulu. Setiap kali dia punya waktu, dia akan menenangkan dirinya di hadapan Tuhan dan membaca firman Tuhan atau berkumpul bersama saudara-saudaranya dan melakukan renungan rohani mereka. Hidupnya memiliki pola, dia juga menjadi semakin sehat, dan efisiensi pekerjaannya juga meningkat. Sekarang, setiap kali Yi Xin melihat video game, dia tidak merasakan keinginan untuk memainkannya sama sekali. Melalui pengalamannya, Yi Xin menghargai kasih Tuhan yang sejati kepada orang-orang, dan dia melihat esensi yang indah dan baik dari Tuhan, terlebih lagi dia merasakan otoritas dan kekuatan yang dipegang oleh kata-kata Tuhan. Selain Tuhan, tidak ada yang dapat menyelamatkannya dari belenggu permainan online serta membiarkan dia lolos dari kerusakan dan penderitaan Iblis. Seperti yang dikatakan dalam firman Tuhan "Karena esensi Tuhan itu kudus, itu berarti hanya melalui Tuhan, engkau dapat menjalani kehidupan di jalan terang yang benar; hanya melalui Tuhan, engkau dapat mengetahui makna hidup ini; hanya melalui Tuhan, engkau dapat hidup dalam kemanusiaanmu yang nyata dan memiliki serta mengenal kebenaran. Hanya melalui Tuhan, engkau dapat memperoleh kehidupan dari kebenaran. Hanya Tuhan itu sendiri yang dapat menolongmu untuk menjauhi kejahatan dan menyelamatkanmu dari bahaya dan kendali Iblis. Selain Tuhan, tidak ada seorang pun atau apa pun yang dapat menyelamatkanmu dari lautan penderitaan sehingga engkau tidak lagi menderita. Ini ditentukan oleh esensi Tuhan. Hanya Tuhan itu sendiri yang menyelamatkanmu dengan tanpa pamrih; hanya Tuhan yang pada akhirnya bertanggung jawab atas masa depanmu, nasibmu, dan hidupmu, dan Dia mengatur segala sesuatu bagimu. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat dicapai oleh makhluk yang diciptakan maupun yang tidak diciptakan" Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VI. Sekarang, Yi Xin benar-benar yakin bahwa satu-satunya tujuan yang benar untuk dikejar dalam hidup adalah percaya pada Tuhan, mengikuti Tuhan, membaca firman Tuhan serta mengejar kebenaran, dan tekadnya untuk mengikuti Tuhan lebih besar dari sebelumnya! Tamat. Bacaan Diperpanjang Kehidupan Orang Kristen Berhenti dari kecanduan game sangatlah mudahI
Disadurdari Renungan Harian Air Hidup, edisi 27 Desember 2011 - Baca: 2 Raja-Raja 10:1-17 "Ketahuilah sekarang, bahwa firman Tuhan yang telah diucapkan Tuhan tentang keluarga Ahab, tidak ada yang tidak dipenuhi, Tuhan telah melakukan apa yang difirmankan-Nya dengan perantaraan Elia, hamba-Nya."
78 Kelas VI SD Permainan modern, misalnya bermain game online memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya antara lain dapat menguasai beberapa hal dalam waktu yang sama, dapat menguasai komputer dan teknologi dengan baik. Dampak negatifnya bisa menjadi candu. Kecanduan bisa lupa waktu. Dampak lainnya, jika belum memiliki penghasilan sendiri, terkadang berani mengambil uang orangtua untuk bermain di Warnet. Permainan modern membutuhkan uang untuk membeli alatnya ataupun menyewa. Dampak lainnya, jadi bolos sekolah hanya untuk bermain Game atau lebih mementingkan bermain ketimbang sekolah. Hal lainnya, dapat menyebabkan gangguan kesehatan misalnya kerusakan pada mata karena terlalu sering dan lama berada di depan layar monitor; dapat berakibat sakit atau cedera tulang belakang karena tidak bergerak dalam waktu lama. Dampak buruk yang lain adalah kurang bersosialisasi karena lebih sering berhadapan dengan dunia maya, memicu sifat ego dan individualistis. Permainan modern, khususnya game online memiliki dampak yang sangat membahayakan dan mengkhawatirkan. Permainan modern dapat menimbulkan rasa jengkel yang berlebihan bahkan bisa berlarut-larut karena lawan kita bermain adalah sebuah mesin. Jika kita kalah, tidak ada yang menghibur kita. Sedangkan, permainan tradisional kemenangan’ bukanlah hal yang utama. Jika kita kalah, ada teman yang menghibur. Di sini, kita dapat belajar untuk menerima kekalahan dan menganggap kemenangan bukanlah hal yang perlu disombongkan. Bagaimana caranya kita memuliakan Tuhan saat bermain atau sambil bermain? Rasul Paulus menasihati kita dalam Surat Efesus 429-32 agar memiliki sikap sebagai berikut 1. Tidak mengeluarkan kata-kata kotor ketika sedang bermain ayat 29 2. Tidak geram, tidak marah atau tidak bertikai ayat 31 3. Tidak memfitnah dan tidak berbuat jahat ayat 31 4. Bermain dengan ramah ayat 32 5. Bermain dengan penuh kasih ayat 32 6. Saling mengampuni jika ada teman yang salah ayat 32 Kita harus ingat bahwa ketika bermain kita tidak boleh mengeluarkan kata-kata yang kotor seandainya kita tidak menang. Kita harus berjiwa besar untuk menerima kekalahan. Kita tidak perlu marah atau geram kepada lawan main kita. Apalagi sampai bermusuhan, itu bukanlah perbuatan yang dikehendaki Allah. Bermainlah dengan jujur. Jangan melakukan kecurangan hanya untuk menang. Apalah artinya kemenangan jika kita melakukan tindakan yang menyedihkan hati Tuhan yaitu dengan berlaku curang, memfitnah atau melakukan tindakan kejahatan. Jangan bertindak egois, mau menang sendiri. Berlakulah rendah hati ketika bermain atau ketika kita 79 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti menang, dan berbagi kegembiraan serta sukacita dengan teman. Melalui bermain, kita juga diajar untuk memiliki sikap saling tolong-menolong dan bekerjasama. Pada akhirnya sikap saling mengampuni juga harus tercermin saat kita bermain sehingga kita sungguh-sungguh dapat memuliakan Tuhan. Sama halnya dengan sebuah kisah lomba permainan olahraga tinju pada tahun 1997 di Las Vegas, antara petinju kelas berat Mike Tyson yang berhadapan dengan Evander Holyfield. Dalam pertarungan tersebut Tyson kesal ketika menerima tandukan dari lawannya, Holyfield. Tyson jadi kehilangan ketenangan di atas ring, dia sangat marah dan menggigit telinga Holyfield hingga terpotong sedikit. Holyfield tidak dendam, justru ia memaafkan perbuatan Tyson. Setiap anak Tuhan dituntut untuk memiliki sikap seperti yang ditunjukkan oleh Holyfiled yaitu sikap mau mengampuni lawan bermainnya. Bermain adalah hal yang menyenangkan oleh karena itu harus kita syukuri. Kita bersyukur atas setiap kegembiraan yang kita alami saat bermain. Kenapa kita harus bersyukur? Karena sukacita atau kegembiraan itu berasal dari Tuhan. Raja Daud menulis dalam Mazmur 48 bahwa kegembiraan itu berasal dari Tuhan. Saat bermain adalah saat kita belajar untuk memuliakan Tuhan melalui sikap dan tindakan yang benar. Sikap yang selalu bergembira dan ceria serta tindakan yang selalu menunjukkan kebenaran dan kasih Tuhan. Ketika hal- hal yang baik, benar dan positif kita tunjukkan dalam bermain, saat itulah kita juga sedang memuliakan nama Tuhan. E. Menghayati Makna Bermain sambil Memuliakan Tuhan 1. Jawablah pertanyaan berikut ini a. Apa artinya bermain sambil memuliakan Tuhan? b. Mengapa kita harus bersyukur saat bermain? c. Sebutkan dampak positif dan negatif dari bermain? d. Bagaimana seharusnya sikap kamu ketika bermain sambil memuliakan Tuhan? 2. Buatlah kliping yang berisikan kumpulan gambar permainan tradisional dan modern. Pada setiap gambar yang kamu kumpulkan, sebutlah jenis atau nama permainan tersebut, serta jelaskan dampak positif dan negarif dari permainan itu Di akhir kliping tersebut, tulislah tekadmu dalam memuliakan Tuhan ketika bermain. 80 Kelas VI SD F. Belajar dari Nyanyian Dengan penuh penghayatan, nyanyikanlah lagu dari Kidung Ceria nomor 2332-3, yang berjudul “Yesus Menginginkan Daku”. Renungkanlah setiap kata yang kamu nyanyikan. Sesudah menyanyikan lagu tersebut, tuliskanlah pesan nyanyian tersebut untuk kamu. Kidung Ceria 2332-3 “Yesus Menginginkan Daku” 2. Yesus menginginkan daku menolong orang lain, manis dan sopan selalu, ketika ku bermain. bersinar; itulah kehendak Yesus, bersinar, bersinar, aku bersinar terus. 3. Kumohon Yesus menolong, menjaga hatiku, agar bersih dan bersinar meniru Tuhanku. Ref. G. Rangkuman Bermain adalah hal yang menyenangkan, oleh karena itu harus kita syukuri. Dengan bermain kita dapat memuliakan Tuhan. Permainan yang memuliakan Tuhan adalah permainan yang memberikan pengaruh yang baik dan memberi dampak positif bagi kita. Bermain sambil memuliakan Tuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain bermain dengan sopan, jujur, tidak egois atau mau menang sendiri, bekerjasama, tidak bertikai, bermain dengan ramah, penuh kasih, tidak menyakiti teman, saling menolong dan saling memaafkan. H. Doa Allah yang baik, kami bersyukur untuk kegembiraan yang kami rasakan ketika bermain. Tolonglah kami agar dapat memilih permainan yang baik dan benar. Terangilah hati kami dengan Roh Kudus-Mu, agar tindakan selalu memuliakan nama-Mu ketika bermain. Dalam nama Kristus Yesus, kami berdoa. Amin.KUNCI#1 Daud mengenal Allah secara pribadi, bukan sekadar tahu tentang Allah. Orang-orang yang mengenal Tuhan: • Memiliki keyakinan yang besar untuk mengandalkan Tuhan (17:34-37). • Memiliki hasrat yang besar untuk memuliakan Tuhan (17:46-47). • Memiliki keberanian yang besar untuk bertindak bagi Tuhan (17:48). Published January 23, 2020 Use this Bible game with elementary-aged kids or preteens to help them learn the importance of not getting tangled up in sin. Have kids stand in a circle with their arms stretched out in front of them. With all of the hands in the middle, have kids move toward the center of the circle and grab two other hands in the center not a person next to them. Instruct kids to hold hands tightly as they move the circle outward again. They’ll be in one big knot. Say Now that you’re all tangled up, I want you to untie yourselves. Here’s the catch—you can’t let go of anyone’s hand, you must stay connected, and you can’t talk to each other. Have kids try to untangle themselves until you sense their frustration. Then stop the game and ask What was easy or difficult about this activity? Say When we don’t talk to one another, we get tied up in knots. In the same way, when we don’t talk to God and confess our sins, we end up in bigger knots. Let’s try this activity again. This time, you can talk to each other as you work to untangle yourselves, but you still have to stay connected. Repeat the game until kids are untangled. Then ask What made it easier to untangle yourselves the second time? Read 1 John 19. Say We can get tangled up in our sin and guilt if we don’t tell God we’re sorry. If we tell God our sins and ask him to forgive us, he forgives us and cleanses us. Courtney Wilson Vancouver, Washington Looking for more ministry games? Check out these ideas! © Group Publishing, Inc. All rights reserved. No unauthorized use or duplication permitted.
BAHANSEKOLAH MINGGU : Mengandalkan Tuhan Dalam Hidup Guru sekolah minggu bisa memakai panduan guru ini sebagai sarana untuk mengajar anak saat mereka mengikuti sekolah minggu online Superbook di Youtube Channel Superbook Indonesia. Pelajaran tanggal 2 Januari 2022 nanti, anak bisa belajar untuk memulai tahun dengan selalu mengandalkan Tuhan.
Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Metode Permainan Dalam Meningkatkan Pemahaman Firman Tuhan Serli, Hengki Wijaya Metode Permainan Dalam Meningkatkan Pemahaman Firman Tuhan Pada Remaja GKII Okahapi Sumba Timur Serli1 Hengki Wijaya2* 1 Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Jaffray Makassar 2 Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Jaffray Makassar * Penulis Korespondensi hengkilily1988 Received 24 03 2020/ Revised 20 05 2020/ Accepted 11 06 2020 Abstrak Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode permainan dalam meningkatkan pemahanan firman Tuhan pada remaja GKII Okahapi Sumba Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan menggunakan metode kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif yaitu kajian perpustakaan, observasi langsung di lapangan, metode wawancara, peneliti mengadakan wawancara pada objek langsung dalam hal ini adalah remaja GKII Okahapi Sumba Timur untuk memperoleh jawaban yang diperlukan, angket atau kuesioner, dengan cara membagikan angket atau kuesioner. Dari pembahasan yang ada, maka penulis menarik kesimpulan bahwa hasil analisis menunjukkan bahwa X2 memengaruhi indikator Y2 yang paling besar di antara indikator yang lain, yaitu sebesar 95%. Hal ini menunjukkan bahwa metode bermain peran memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan pemahaman firman Tuhan dalam membangun persekutuan yang benar di dalam Tuhan. Penerapan bermain peran membantu anak remaja untuk dapat mengerti cara untuk membangun persekutuan yang benar di dalam Tuhan. Anak remaja dengan pemahaman yang dimiliki dapat merangkumkan makna yang diperoleh dari bermain peran. Kata-kata Kunci Metode, Permainan, Ibadah, Pemahaman, Firman Tuhan. Abstract The purpose of writing this article is to find out how the influence of the game method in increasing the comprehension of God's word on GKII East Okaapi Sumba youth. The research method used in writing this article is to use quantitative methods. Quantitative research methods, namely library studies, direct observation in the field, interview methods, researchers conducted interviews on direct objects, in this case, the teenager GKII Okahapi East Sumba to obtain the required answers, questionnaire, or questionnaire, by distributing surveys or questionnaires. From the discussion, the authors conclude that the analysis shows that X2 influences the most significant Y2 indicator among the other, which is 95%. It shows that the role-playing method has a Vol. 1, No. 1 Juni 202017-28 pISSN 2722-7553; eISSN 2722-7561 Available Online at DOI Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen JITPAK, Volume 1, Nomor 1 Juni 202017-28 significant influence on increasing the understanding of God's word in establishing a true fellowship in God. The application of role-playing helps teenagers to understand ways to build true friendship in God. Teenagers with understanding can summarize the meaning obtained from role-playing. Keywords Method, Games, Fellowship, Understanding, The Word of God. PENDAHULUAN Berdasarkan pengamatan penulis, GKII Okahapi Sumba Timur menghadapi permasalahan dalam ibadah remaja. Dalam persekutuan, remaja yang mengikuti ibadah bisa dihitung jari. Terdapat hambatan bagi anak-anak remaja maupun pemuda dalam mengikuti ibadah di GKII Okahapi Sumba Timur. Penulis menemukan beberapa masalah berkaitan dengan situasi ini. Usia remaja-pemuda, mereka sedang berada dalam masa peralihan. Peralihan dari masa kanak-kanak ke usia remaja, dan dari usia remaja ke usia dewasa, yakni antara 12 sampai 21 tahun Singgih D. Gunarsa & Yulia Singgih D. Gunarsa, 2011, p. 203. Dalam masa tersebut, hal mendominasi perasaan yang dirasakan oleh remaja adalah rasa bosan dan tingkat kejenuhan tinggi. Apalagi jika kegiatan ibadah yang dilakukan tidak menarik menurut remaja, tidak ada hal yang mereka dapatkan dari ibadah tersebut, mereka akan lebih tertarik untuk tidak mengikuti kegiatan ibadah. Faktor lain yang dapat diketahui berkaitan dengan hasil wawancara kegiatan ibadah yang monoton, kaku, terlalu lama, tidak ada interaksi yang terjadi antar pemimpin ibadah dan remaja lain, dan kurangnya pemahaman tujuan dari ibadah yang dilakukan. Dengan demikian, hal tersebut menyebabkan sebagian besar dari mereka lebih memilih untuk melakukan kegiatan lain yang dapat membuat mereka senang, dibandingkan dengan mengikuti kegiatan ibadah. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi gereja dan para pemimpin remaja dan pemuda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pihak gereja untuk menindaklanjuti hal tersebut adalah dengan membuat jenis kegiatan ibadah bervariasi. Ibadah bervariasi yang dimaksudkan adalah ibadah yang berbeda dari ibadah yang sebelumnya. Dengan tujuan untuk menarik minat mereka mengikuti kegiatan ibadah. Berminat berarti suatu keadaan di mana seseorang tertarik atau suka terhadap sesuatu. Baik itu pekerjaan, tugas, kegiatan, dan lainnya. Hal yang sama diungkapkan oleh Slameto bahwa minat adalah suatu rasa lebih suka, rasa ketertarikan Nurhasanah & Sobandi, 2016, p. 137. Perlu diketahui bahwa tidak semua anak memiliki minat yang sama. Ada anak yang memiliki minat tinggi, tetapi ada juga yang rendah Supardi, et al., 2015, p. 73. Sehingga ketika ibadah yang Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Metode Permainan Dalam Meningkatkan Pemahaman Firman Tuhan Serli, Hengki Wijaya berlangsung tidak sesuai dengan harapan remaja, banyak di antaranya justru memilih untuk tidak mengikuti kegiatan ibadah, dan pergi ke tempat lain yang dapat membuatnya senang. Salah satu strategi yang perlu dilakukan agar kegiatan ibadah tidak monoton dan kaku adalah dengan menambah metode permainan atau games dalam ibadah. Thomas Edison mendefinisikan metode permainan sebagai suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui bentuk permainan Edison, 2017, p. 133. Permainan yang dimaksud dapat berupa tebak kata, memperagakan tokoh, mencari teman, menghafal ayat, sambung kata, dan masih banyak lainnya. Tujuan dari metode ini adalah untuk melibatkan remaja dalam kegiatan ibadah. Dengan harapan untuk menghindari suasana ibadah yang monoton dan kaku. Menurut pakar psikologi, permainan adalah suatu metode yang sesuai untuk belajar keterampilan sosial karena permainan dapat menciptakan suasana yang santai dan menyenangkan Gibasa et al., 2010, p. 1. Hal tersebut menjadi kebutuhan bagi anak remaja saat ini. Anak remaja tidak hanya sekadar bermain, tetapi ada manfaat yang dapat diperoleh dalam permainan tersebut. Manfaat yang dapat diperoleh dari sebuah permainan adalah sebuah kejujuran, menambah pengetahuan tentang sesuatu, bekerja sama, aktif, fokus, konsentrasi dan untuk memberikan pemahaman terhadap makna dari sebuah permainan. Dalam sebuah permainan, aktivitas fisik, kognitif, afeksi, dan emosinya berkembang secara terpadu Tim Budi Pekerti, 2001, p. 22. Itu berarti bahwa, tidak hanya sekadar bermain. Tetapi memiliki manfaat yang dapat mengembangkan kemampuan remaja untuk mengetahui bahkan mampu memahami apa yang sedang mereka pelajari dalam permainan. Mampu memahami sesuatu adalah hal yang sangat penting bagi remaja. Hal ini dikarenakan seorang remaja akan rajin mengikuti kegiatan ibadah, jika mereka sebenarnya memahami apa yang sedang mereka lakukan, dan pemahaman tersebut ditunjukan melalui pengambilan kesimpulan dengan tindakan yang nyata. Dengan demikian, hal tersebut juga dapat menambah pemahaman remaja sehubungan dengan firman Tuhan yang akan disampaikan oleh pengkhotbah dalam ibadah. Memahami tidak berarti hanya sekadar tahu atau mengetahui. Tetapi lebih kepada mengerti apa yang telah dilakukan atau dipelajari. Seseorang dikatakan mampu memahami jika orang tersebut dapat menarik makna dari pesan-pesan atau petunjuk-petunjuk soal yang dihadapinya Baharsyah, 2017, p. 12. Itu berarti bahwa setelah mengetahui, anak remaja mengerti dan memamami apa yang sedang dilakukan dan memperoleh makna dari hal yang dilakukan. Berangkat dari masalah dan tersedianya metode permainan, penulis ingin melihat pengaruh dari metode tersebut terhadap pemahaman anak-anak remaja terhadap firman Tuhan. Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh yang dapat dihasilkan melalui metode permainan terhadap tingkat pemahaman. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Nikmah, metode permainan tidak hanya memberikan hasil yang positif terhadap aktivitas pembelajaran, namun juga Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen JITPAK, Volume 1, Nomor 1 Juni 202017-28 pada hasil belajar secara khusus dalam kelas IPA Nikmah et al., 2013. Hapsari dan Wicaksono juga menemukan adanya pengaruh dari metode permainan terhadap pemahaman secara khusus dalam kelas PPKN Hapsari & Wicaksono, 2012, p. 1. Berdasarkan artikel-artikel tersebut terlihat ada pengaruh antara metode permainan terhadap pemahaman anak didik. Melalui artikel ini, penulis ingin melihat apakah terdapat pengaruh dari metode permainan terhadap pemahaman firman Tuhan anak-anak remaja di GKII Okahapi Sumba Timur. TEORI Metode Permainan Anwar memberikan pengertian tentang metode pembelajaran sebagai cara mengajar atau cara menyampaikan materi pelajaran kepada siswa yang sedang belajar Anwar, 2018, pp. 126. Strategi atau metode penyampaian materi pembelajaran diperlukan agar materi atau pokok bahasan yang disampaikan mudah dipahami oleh siswa Pradani et al., 2015, pp. 163. Seogeng dan Dewi menuliskan bahwa bermain merupakan naluri alami yang telah melekat pada diri anak sejak bayi 2015, pp. 3. Pada setiap anak, bermain itu adalah belajar, di mana dengan bermain, anak akan belajar berbagai hal tentang kehidupan sehari-hari Khobir, 2013, pp. 197;Bayoe et al., 2019. Dyan dan Saeful juga menuliskan, belajar akan lebih bermakna jika seorang anak mengalami sendiri apa yang dipelajarinya, bukan mengetahuinya Rahayu, 2018, pp. 49; Agung & Astika, 2011. Metode permainan merupakan salah satu metode pembelajaran yang baik, di mana materi yang disampaikan dilakukan melalui kegiatan belajar yang menyenangkan, agar tercipta pemahaman baru bagi siswa, dan ada ketertarikan dari siswa untuk pelajaran yang diajarkan. Jenis Metode Permainan Dalam kegiatan bermain, tidak semua permainan dilakukan untuk semua kalangan usia yang sama, menggunakan metode yang sama, menggunakan cara dan bahan yang diperlukan sama, dan dapat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh seorang anak. Beberapa ahli psikologi anak, seperti Smilansky, Piaget, dan Hoorn, menyampaikan paling tidak ada tiga jenis kegiatan bermain yang dapat mendukung pembelajaran anak, yaitu bermain fungsional atau sensorimotor, bermain peran, bermain konstruktif Masnipal, 2013, pp. 63–64. Bermain Fungsional/Sensorimotor “Bermain fungsional atau sensorimotor dimaksudkan bahwa anak belajar melalui panca inderanya dan melalui hubungan fisik dengan lingkungannya” Darmadi, 2018, pp. 75–76. Artinya bahwa, dalam sebuah permainan, dibutuhkan pengenalan yang benar dengan adanya hubungan fisik dengan keadaan yang terjadi Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Metode Permainan Dalam Meningkatkan Pemahaman Firman Tuhan Serli, Hengki Wijaya disekitar lingkungan permainan. Hal tersebut dapat dilakukan melalui penglihatan, pendengaran, penciuman aroma disekitar tempat bermain, dan perasaan. Kebutuhan sensorimotor anak didukung ketika anak-anak disediakan kesempatan untuk bergerak secara bebas, berhubungan dengan bermacam-macam bahan dan alat permainan, baik dalam dan di luar ruangan Syarbini, 2014, p. 66. Ketika seorang anak sedang bermain, kegiatan yang dilakukan tidak dibatasi hanya pada keadaan di dalam atau keadaan di luar. Tetapi, anak diberikan kebebasan yang dapat dipertanggungjawabkan oleh seorang anak itu sendiri. Bermain Peran Bermain peran disebut juga dengan main simbolis, pura-pura, fantasi, imajinasi, atau main drama Mutiah, 2015, p. 115. Bermain peran memungkinkan anak memproyeksikan dirinya ke masa depan dan menciptakan kembali masa lalu. Kualitas pengalaman bermian peran, tergantung pada beberapa faktor, seperti cukup waktu untuk bermain, ruangan yang memadai, dan adanya peralatan-peralatan yang cukup mendukung permainan yang dilakukan Syarbini, 2014, p. 66. Dengan beberapa hal tersebut, dapat menciptakan suasana yang baik untuk menunjang kegiatan bermain anak. Menurut Erikson, terdapat dua jenis bermain peran yaitu bermain peran mikro dan makro Darmadi, 2018, p. 77. Bermain peran mikro dimaksudkan bahwa anak memainkan peran dengan menggunakan alat bermain berukuran kecil, seperti orang-orangan kecil yang sedang berjual beli. Saat anak bermain peran mikro, serti bermain orang-orangan kecil, anak akan belajar untuk menghubungkan dan mengambil sudut pandang dari orang lain sesuai dengan karakter yang diperankan. Sedangkan bermain peran makro, anak yang secara langsung bermain memainkan peran tokoh Darmadi, 2018, p. 77. Peran yang dilakukan disesuaikan dengan tema, misalnya berperan sebagai dokter, perawat, ibu, ayah, anak, dan saudara dalam sebuah keluarga. Bermain Konstruktif Bermain konstruktif adalah permainan dengan menggunakan bahan-bahan material yang disusun atau dikonstruksi sesuai kreativitas anak, sehingga menjadi suatu karya 2013, p. 136. Bahan-bahan yang dimaksud dapat berupa bahan cair maupun terstruktur. Seperti cat air, krayon, batu-batu, pasir, puzzle, dedaunan, atau bahan yang disediakan oleh alam. Permainan ini, merujuk pada aktivitas dan kreatifitas seorang anak dalam membuat atau membangun sesuatu dari bahan yang disediakan. Pemahaman Firman Tuhan Manusia tidak dapat langsung memahami sesuatu secara langsung. Pemahaman tentang data yang masuk ke dalam pikiran manusia mengalami proses Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen JITPAK, Volume 1, Nomor 1 Juni 202017-28 data yang diolah. Pikiran itu sangat dipengaruhi oleh waktu dan tempat, masyarakat dan budaya di mana kita hidup Knitter, 2008, p. 137. Pemahaman firman Tuhan terbentuk dengan penangkapan indera manusia untuk merespons sensasi yang akhirnya membentuk persepsi. Pemahaman firman Tuhan adalah interaksi manusia dengan firman Tuhan dimana firman Allah memberikan pengertian tentang kebenaran Allah Ronda, 2011, 2013. Allah berfirman melalui firman Allah kepada manusia untuk memberitahukan maksud dan kehendak-Nya. Allah sendiri melalui firman-Nya memberikan pemahaman untuk tujuan melakukan perintah-Nya dan memuliakan nama-Nya. Yesus memberikan perumpamaan, cerita, dan media untuk menjelaskan maksud-Nya untuk umat-Nya. Contohnya khotbah di bukit, uang koin, roti dan ikan, ragi. Indikator Pemahaman Dalam sebuah tingkatan pembelajaran, pemahaman memiliki kedudukan yang lebih tinggi satu tingkat dari pengetahuan. Untuk memahami sesuatu, diperlukan kemampuan untuk menangkap makna atau arti dari suatu konsep. Dalam menangkap arti dari suatu materi, dibutuhkan konsentrasi yang penuh terhadap materi tersebut. Hal tersebut, dapat dilakukan dengan memahami makna dari tiap-tiap kalimat dan mencerna maksud dan tujuan dari kalimat tersebut. Pemahaman erat kaitannya dengan inti dari sesuatu. Yang merupakan bentuk pengertian atau pemahaman yang menjadi penyebab seseorang mengetahui apa yang sedang dikomunikasikan itu, tanpa harus menghubungkannya dengan bahan lain. Menurut taksonomi Bloom, pemahaman dibedakan menjadi tiga, yaitu penerjemahan translasi, penafsiran interpretasi, dan ekstrapolasi Gunawan & Palupi, 2016, p. 101. Penerjemahan Penerjemahan atau biasa disebut translasi merupakan kemampuan untuk memahami suatu ide yang dinyatakan dengan cara lain dari pada pernyataan asli yang dikenal sebelumnya Gunawan & Palupi, 2016, p. 101. Artinya, bahwa proses untuk memberi makna atau memberi pengertian dari pengetahuan yang diterima, dapat dilakukan dengan memberikan makna sesuai yang dimengerti. Ketika seseorang memperoleh informasi atau pengetahuan yang baru, akan ada perbedaan bagaimana orang tersebut memaknai hal yang diterimanya dengan orang lain. Pemahaman dibuktikan melalui ketelitian dan ketepatan untuk menginterpretasikan atau menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lain atau satu bentuk ke bentuk yang lain Iskandar & Syahir, 2018, p. 32. Artinya, memahami sesuatu dibuktikan melalui ketelitian untuk menguraikan atau mengartikan sesuatu ke bahasa lain, atau ke bentuk yang lain. Penerjemahan dapat diartikan sebagai pengertian lain. Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Metode Permainan Dalam Meningkatkan Pemahaman Firman Tuhan Serli, Hengki Wijaya Penafsiran Penafsiran atau biasa disebut interpretasi merupakan penjelasan atau rangkuman atas suatu komunikasi, misalnya menafsirkan berbagai data sosial yang direkam, diubah, atau disusun dalam bentuk lain seperti grafik, tabel, diagram Gunawan & Palupi, 2016, p. 101. Dengan kata lain, penafsiran berarti memberikan penjelasan secara singkat atas suatu komunikasi dengan menggunakan bahasa pribadi. Dari penjelasan singkat tersebut yang kemudian dijadikan rangkuman atas komunikasi atau informasi yang didapatkan. Penafsiran merupakan “aktivitas intelektual yang prosesnya mencerminkan penggunaan asumsi, konsep, dan paradigma” Risdiana, 2016, p. 23. Artinya bahwa, dalam proses penafsiran, ada perubahan yang terjadi. Baik itu kerangka berfikir, rancangan yang ada, dan hal-hal lain yang digunakan untuk memahami sesuatu. Ekstrapolasi Ekstrapolasi yaitu meluaskan kecenderungan melampaui datanya untuk menentukan atau mengetahui implikasi, konsekuensi, akibat, pengaruh sesuai kondisi suatu fenomena pada awalnya Iskandar & Syahir, 2018, p. 33. Seperti membuat kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang ada, dan memprediksi hal lain yang mungkin akan terjadi. Kesimpulan memberikan makna yang tersendiri bagi seseorang. Pemberian kesimpulan juga dapat dimaknai secara berbeda pada setiap orang. Dalam sebuah kesimpulan, ada implikasi dan aplikasi yang perlu diterapkan. Penerapan tersebut bertujuan sebagai pembuktian kemampuan pengertian dari apa yang telah dipelajari. Dengan demikian, memampukan seseorang untuk dapat melakukan perubahan dari yang tidak paham, menjadi dapat memberikan kesimpulan. METODE Metode peneltian kuantitatif dengan menggunakan rumus Rating Skala Sugiyono, 2014; Wijaya, 2016, pp. 80-81 untuk melihat hubungan metode permainan terhadap pemahaman firman Tuhan. Perlakuan jenis metode permainan diberikan kepada remaja jemaat GKII Okahapi. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket, observasi, dan wawancara Helaluddin & Wijaya, 2019. Hasil Rating Skala diintrepretasikan berdasarkan hasil penelitian, dan dikorelasikan dengan teori yang ada menghasilkan simpulan penelitian. Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen JITPAK, Volume 1, Nomor 1 Juni 202017-28 HASIL DAN PEMBAHASAN Subjek Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian melalui angket yang dibagikan kepada 20 dua puluh orang anak remaja GKII Okahapi Sumba Timur sebagai objek penelitian. Dua puluh responden mengikuti metode permainan, dan aktif terlibat dan memberikan respons dengan menjawab 50 butir pernyataan yang berkaitan dengan variabel jenis metode permainan X dan variable pemahaman firman Tuhan Y. Deskriptif Analisis Data Penelitian Metode Permainan Bermain Fungsional X1 terhadap Pemahaman Firman Tuhan Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X1 bermain fungsional memengaruhi indikator Y1 penerjemahan yakni sebesar 93,75%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X1 mampu memengaruhi Y1 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan pada permainan memberi harga dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Persentase yang menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan responden yang menjawab setuju. Responden yang menjawab sangat setuju dapat memaknai firman Tuhan yang disampaikan melalui permainan tersebut. Remaja dapat memberi pengertian secara pribadi mengenai pemahaman yang didapatkan. Hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X1 bermain fungsional memengaruhi indikator Y2 penafsiran yakni sebesar 94,58%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X1 mampu memengaruhi Y2 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan pada permainan Simson, Delila, dan Singa dapat ditafsirkan maksudnya secara pribadi oleh masing-masing remaja. Persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang setuju. Tidak ada responden yang memberi jawaban tidak setuju terhadap hubungan menafsirkan dengan permainan fungsional Simson Delila, dan Singa. Dengan demikian diketahui bahwa remaja mampu menafsirkan fungsi tokoh-tokoh Alkitab yang diperankan. Hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X1 bermain fungsional memengaruhi indikator Y3 ekstrapolasi yakni sebesar 93,75%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X1 mampu memengaruhi Y3 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang menjawab setuju. Ada 1 responden yang memberi jawaban tidak setuju untuk mau bekerja sama dengan orang lain, dan tidak ada responden yang memberi jawaban tidak setuju terhadap hubungan menerjemahkan dengan permainan holding hands. Narasumber yang memberi respons tidak setuju untuk berpegang tangan sampai permainan selesai mengatakan, “Ia tidak mau turut dalam menyelesaikan tantangan Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Metode Permainan Dalam Meningkatkan Pemahaman Firman Tuhan Serli, Hengki Wijaya yang sedang dihadapi, dan tidak percaya lagi bahwa ia mampu menyelesaikan permainannya bersama dengan kelompok” Tiara Djami, Wawancara Oleh Penulis, Sumba Timur, 16 Juni 2019. Metode Permainan Bermain Peran X2 terhadap Pemahaman Firman Tuhan Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X2 memengaruhi indikator Y1 yakni sebesar 94,16%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X2 mampu memengaruhi Y1 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Hasil persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang setuju, dan 0% yang memberi jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X2 memengaruhi indikator Y2 yakni sebesar 95%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X2 mampu memengaruhi Y2 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Hasil persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang setuju, dan 0 persen yang memberi jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju. Salah satu responden mengatakan, bahwa “Singa dapat dikalahkan oleh Simson, tetapi Simson bisa dikalahkan oleh rayuan Delila, tetapi Delila sangat takut kepada singa. Simson gagal mengenali kelemahannya dan mengatasinya walaupun dia cukup mengenali kekuatannya. Tuhan ingin kita tidak hanya sebatas mengenali kekuatan kita, melainkan juga mengenali kelemahan kita. dan memperbaikinya bersama dengan Tuhan” Siprianus Lima Migu, Wawancara Oleh Penulis, Sumba Timur, 16 Juni 2019. Terlihat dari jawaban anak remaja bahwa, anak remaja dengan pemahaman yang dimiliki dapat merangkumkan makna yang diperoleh dari permainan simson delila singa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X2 memengaruhi indikator Y3 yakni sebesar 94,16%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X2 mampu memengaruhi Y3 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Hasil persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang setuju, dan 0% yang memberi jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju. Metode Permainan Bermain Konstruktif X3 terhadap Pemahaman Firman Tuhan Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil untuk indikator variabel X3 memengaruhi indikator Y1 yakni sebesar 93,75%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X3 mampu memengaruhi Y1 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang setuju. Salah satu narasumber yang memberi respons sangat setuju mengatakan bahwa “Sebagai remaja Kristen, tentunya kita harus menjadi panutan bagi orang-orang yang ada di sekitar kita. Tidak Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen JITPAK, Volume 1, Nomor 1 Juni 202017-28 usah terpengaruh oleh perkataan orang lain yang mungkin tidak membangun karakter yang baik dalam hidup kita. Mari menghargai anugerah yang diberikan Tuhan” Siska Asriani Tola, Wawancara Oleh Penulis, Sumba Timur, 16 Juni 2019. Dari pendapat remaja tersebut mengambarkan bahwa sebagai seorang remaja harus menjadi panutan bagi remaja yang lain, jangan mau terpengaruh dengan perkataan orang lain. Karena Tuhan sudah menciptakan manusia dengan keunikan yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X3 memengaruhi indikator Y2 yakni sebesar 91, 66%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X3 mampu memengaruhi Y2 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Hasil persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang setuju, dan 2 orang yang memberi jawaban tidak setuju dan 0 responden yang memberi jawaban sangat tidak setuju. Adapun menurut responden alasan mengapa tidak setuju dengan untuk dapat mendengarkan pendapat orang lain yaitu “tidak semua orang dapat mendengarkan orang lain. Mereka sulit untuk bekerja sama dengan remaja lainnya jika mereka tidak mau mendengar pendapat dari setiap pribadi” Gita Sari Yemima Indah Kihi dan Tiara Djami, Wawancara Oleh Penulis, Sumba Timur, 16 Juni 2019. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perhitungan rating skala untuk indikator variabel X3 memengaruhi indikator Y3 yakni sebesar 94,16%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X3 mampu memengaruhi Y3 dengan baik, sehingga pemahaman firman Tuhan dapat diterjemahkan secara pribadi oleh masing-masing remaja. Hasil persentase menjawab sangat setuju lebih banyak dibandingkan dengan yang setuju, dan 0 persen yang memberi jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju. Salah satu responden sangat setuju memberikan respons, bahwa “berpegangan tangan sampai permainan selesai, berarti memiliki keinginan bersama dengan remaja lain untuk bersatu hati dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Berpegang tangan dengan orang lain, itu sama halnya dengan memegang tangan Tuhan dalam hidup” Nona Bunga, Wawancara Oleh Penulis, Sumba Timur, 16 Juni 2019. Remaja menyadari bahwa ada keinginan bersama untuk mau menghadapi dan menyelesaikan tantangan bersama. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa X2 memengaruhi indikator Y2 yang paling besar di antara indikator yang lain, yaitu sebesar 95%. Hal ini menunjukkan bahwa metode bermain peran memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan pemahaman penafsiran firman Tuhan. Penggunaan metode permainan dalam kegiatan ibadah dapat meningkatkan pemahaman firman Tuhan pada remaja GKII Okahapi Sumba Timur. Penerapan bermain peran membantu anak remaja untuk dapat mengerti cara untuk membangun persekutuan yang benar di dalam Tuhan. Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Metode Permainan Dalam Meningkatkan Pemahaman Firman Tuhan Serli, Hengki Wijaya Remaja dengan pemahaman yang dimiliki dapat merangkumkan makna yang diperoleh dari bermain peran. Hal tersebut menjadikan remaja mau mendengarkan perkataan orang lain, mau bekerja sama, dan mau belajar rendah hati. Metode permainan membatu remaja untuk menerjemahkan maksud dengan perkataannya sendiri, menafsirkan makna firman Tuhan, dan mengkontruksi kembali makna firman Tuhan untuk disampaikan kembali kepada orang lain. KEPUSTAKAAN Anwar, M. 2018. Menjadi Guru Profesional. Prenada Media. Agung, I., & Astika, M. 2011. Penerapan Metode Mengajar Yesus Menurut Injil Sinoptik Dalam Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen Di SMA Gamaliel Makassar. Jurnal Jaffray, 92, 147–171. Baharsyah, M. I. 2017. Peningkatan pemahaman karakter tokoh pewayangan punakawan bahasa jawa dengan menggunaka media wayang dua dimensi pada siswa kelas V MI Miftahul Ulum Kraton Krian Sidoarjo [Undergraduate, UIN Sunan Ampel Surabaya]. Bayoe, Y. V., Kouwagam, M. L., & Tanyit, P. 2019. Metode Pembelajaran Melalui Film Superbook dan Minat Belajar Firman Tuhan Pada Anak Usia 6-8 Tahun. Jurnal Jaffray, 171, 141–156. D. Gunarsa, S., & Singgih D. Gunarsa, Y. 2011. Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. BPK Gunung Mulia. Darmadi. 2018. Asyiknya Belajar Sambil Bermain. Guepedia. Edison, T. 2017. 52 Metode Mengajar Mengangkat Harkat dan Martabat Pendidik Menjadi Berwibawa dan Terhormat. Kalam Hidup. Gibasa, T., Zaman, S., & R. Helmi, D. 2010. Games Kreatif Pilihan untuk Meningkatan Potensi Diri dan Kelompok. GagasMedia. Gunawan, I., & Palupi, A. R. 2016. Taksonomi Bloom – Revisi Ranah Kognitif Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, Dan Penilaian. Premiere Educandum Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 202. Hapsari, D., & Wicaksono, V. D. 2012. Pengaruh Metode Permainan Bingo Terhadap Motivasi Dan Pemahaman Materi PPKN Kelas IV SDN Sumokembangsri Sidoarjo. JPGSD, 0101, 1–11. Helaluddin, H., & Wijaya, H. 2019. Analisis Data Kualitatif Sebuah Tinjauan Teori & Praktik. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar. Iskandar, S., & Syahir, M. 2018. Filsafat Pendidikan Vokasi. Deepublish. Masnipal. 2013. Siap Menjadi Guru & Pengelola PAUD Profesional. Elex Media Komputindo. Migu, S. L. 2019, June 16. Alasan Sangat Setuju [Personal communication]. Copyright© 2020; Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen JITPAK, Volume 1, Nomor 1 Juni 202017-28 Mutiah, D. 2015. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Prenada Media Group. Nikmah, S., Kartono, & Halidjah, S. 2013. Penggunaan Metode Permainan Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 11 Sungai Melayu Rayak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 23. Nurhasanah, S., & Sobandi, A. 2016. Minat Belajar Sebagai Determinan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 11, 135–142. Risdiana, Y. 2016. Penafsiran Kontrak Komersial Antara Teks Dan Konteks. Inboeku Media Ilmu. Ronda, D. 2011. Leadership Wisdom. Kalam Hidup. Ronda, D. 2013. Dasar Teologi yang Teguh Panduan Teologi Sistematika Di Perguruan Tinggi. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar. Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Supardi, Leonard, L., Suhendri, H., & Rismurdiyati, R. 2015. Pengaruh Media Pembelajaran dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Fisika. Formatif Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 21. Syarbini, A. 2014. Model Pendidikan Karakter Dalam Keluarga. Elex Media Komputindo. Tim Budi Pekerti. Terbang Dgn Dua Sayap. Grasindo. Wijaya, H. 2016. Metodologi Penelitian Pendidikan Teologi. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar. Yurika Vitri BayoeMeily Lunanta KouwagamParel TanyitTujuan penulisan ini ialah untuk mengkaji metode pembelajaran melalui film Superbook dan minat belajar firman Tuhan pada anak usia 6-8 tahun. Metode yang dipakai ialah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi kepustakaan dan penelitian lapangan berupa observasi dan wawancara kepada anak usia 6-8 tahun. Kriteria anak yang berminat jika anak senang untuk belajar, tertarik untuk belajar, terlibat aktif di dalam pelajaran maupun memberikan perhatian saat proses pembelajaran dengan tetap berkonsentrasi. Hasil observasi menunjukkan minat belajar firman Tuhan pada anak usia 6-8 tahun untuk belajar nilai-nilai Alkitab, dan dapat bertumbuh di dalam Tuhan melalui media film. Hengki WijayaMetodologi penelitian Pendidikan teologi ditujukan untuk mahasiswa dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. Salah satu bagiannya memuat tentang plagiarism dalam Leonard LeonardHuri SuhendriRismurdiyatip>The research objective is to obtain an appropriate media and learning physics can help understanding the basic concepts in physics learning, especially for the completion of a straight motion of matter in the junior class VII. The study design used in this study is a 2x2 factorial design with three variables, namely instructional media, interest in student learning, and learning outcomes Physics. The samples obtained through the Multi Stage Sampling, each 13 person for 4 classes, so that individual large sample size of 52 students. Data analysis using ANOVA of two lines techniques, and first performed a descriptive statistical analysis and test analysis requirements. The results showed that 1 there is the differences of learning outcomes of students who were taught physics learning media fascination with physics and conventional instructional media, 2 there is the differences of learning outcomes of students who are interested in studying physics of high and low learning interest, and 3 there is an interaction effect of learning media and interest in learning the results of learning Physics. Keywords instructional media, interest in learning, learning outcomes, physics, pesona fisika The Cognitive domain of Bloom’s taxonomy often serves as a framework for categorizing objectives of education, designing tests, and designing curricula. The taxonomy in order covers 1 knowledge, 2 comprehension, 3 application, 4 analysis, 5 synthesis, and 6 evaluation. The order has been made use more than fifty years as the basis for education objectives, designing tests and curricula. Revision on the taxonomy is done by changing noun in the taxonomy into verb in the revised taxonomy. This is in order to meet education objectives. Such objectives indicate that students will be able to do something verb by using something noun. Revision by Kratwohl and Anderson resulting the taxonomy 1 remember, 2 understand, 3 apply, 4 analyze, 5 evaluate, and 6 create.Karenaia mengandalkan Tuhan sampai akhir, maka air hidup yang dari Tuhan terus menyegarkan dan membuat hidupnya berbuah lebat. Bahkan sampai akhir hidupnya, Daud ada dalam kemuliaan Allah yang luar biasa. Itu sebabnya, mari kita andalkan Tuhan sampai akhir! Waktu kita mengandalkan Tuhan, kita tidak akan kekurangan air hidup dari Tuhan. Thu - Nov 05, 2020 / 7318 / Sunday School “Semoga ujian besok aku lulus! Amin,” isi doa seorang anak. Kelihatannya anak ini punya pengharapan dan optimis akan hari esok ya. Tahukah Superparents kalau ternyata pengharapan dalam Tuhan dan optimisme itu mirip tapi berbeda? Orang tua perlu mengajarkan tentang harapan yang sebenarnya dan bukan hanya angan-angan anak saja. Bulan lalu, Superparents dan Superteacher sudah mengetahui bagaimana cara untuk mengajarkan “iman” dan “trinitas” kepada anak. Kali ini kita akan kembali mengetahui poin yang tidak kalah pentingnya, yaitu “pengharapan”. Pengharapan dalam Tuhan bukanlah sekedar angan-angan atau optimisme belaka, tapi punya arti yang lebih dalam lho! Baca juga AKTIVITAS YANG BISA GURU SEKOLAH MINGGU LAKUKAN SAAT MENUNGGU IBADAH DEWASA SELESAI Pengharapan dalam Tuhan itu … Memberikan anak-anak kekuatan Kita selalu diajarkan untuk percaya diri, tapi lupa untuk mempercayakan diri kita kedalam tangan Tuhan. Ketika anak memiliki pengharapan dalam Dia, maka anak akan percaya diri dan memiliki kekuatan untuk menghadapi segala tantangan di depannya. Mengajarkan anak-anak tentang kesabaran Orang-orang sekitar anak mengajarkan mereka untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Tapi ketika anak menghadapi masalah yang kelihatannya mustahil untuk dipecahkan dan mulai putus asa, mereka harus belajar menunggu dengan sabar kepada Tuhan. Mereka tidak perlu cemas dan kuatir karena Tuhan akan memberikan jalan keluarnya. Membawa semangat Gimana rasanya kalau besok adalah hari Jumat? Wah bawaannya sudah hepi-hepi saja yak arena Sabtu dan Minggu libur, sehingga bisa bersantai. Coba ajak anak membayangkan kalau pengharapan pada Tuhan itu seperti hari libur di tengah-tengah kesibukan. Pastinya sangat sukacita dan bersemangat menjalankannya ya. “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” Roma 5 5 Baca juga CARA EFEKTIF MENDAPATKAN PERHATIAN DAN FOKUS ANAK DI KELAS SEKOLAH MINGGU Terus bagaimana cara mudah dan kreatif mengajarkan anak agar terus berpengharapan kepada Tuhan dalam hidupnya? Kegiatan anak Balita Kakak bisa bermain petak umpet dengan barang yang anak suka. Mintalah salah satu anak untuk memberikan barang kesukaannya. Kemudian kakak umpetin barang itu tapi jangan terlihat anak-anak dan kalau bisa cukup sulit untuk ditemukan. Setelah itu, mintalah mereka mencari barang yang sudah disembunyikan tadi. Jika anak mulai menyerah dan kebingungan, kakak bisa menuntun mereka dengan memberikan petunjuk lewat kata-kata sampai anak-anak mendapatkan barang itu kembali. Di akhir permainan, kakak bisa mengajak anak untuk mengucap syukur karena barangnya telah ditemukan kembali. Jelaskan bahwa si anak tidak kuatir saat barangnya di umpetin karena tahu dan percaya kepada kakak. Pasti barang tersebut akan dijaga. Sama seperti pengharapan, anak harus mempercayai Tuhan kalau Ia tahu jalan keluarnya dan memampukan mereka untuk menemukannya. Kegiatan anak SD Kakak bisa menggunakan Koran atau kertas karton untuk membuat batu loncatan’ dari satu sisi ke sisi lainnya. Kakak juga bisa menambahkan halangan kecil seperti kursi yang harus dipanjat, papan keseimbangan, atau hal lainnya. Setelah itu mintalah anak untuk menutup matanya dengan kain sehingga ia tidak bisa melihat jalannya. Mulailah bermain dengan menuntun anak tersebut sesuai batu loncatan yang sudah kakak buat. Kemudian melewati halangan-halangan yang ada juga. Di akhir permainan jelaskan bahwa seringkali kita tidak dapat melihat jalan hidup dan rintangan yang akan kita lewati. Mungkin kita “berharap” menemukan jalan keluarnya. Namun ketika kita terus berpengharapan dan menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, Ia akan mengarahkan perjalanan hidup kita. Contasia Christie Content WriterKumpulanayat-ayat Alkitab atau firman Tuhan mengenai mengandalkan Tuhan, ayat tentang mengandalkan-Nya dalam segala hal di kehidupan dunia. 20 Ayat Alkitab Tentang Mengandalkan Tuhan - BersamaKristus Demikianpun ketika kita menghadapi berbagai goncangan kehidupan. Tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan kita sendiri. Atau hanya mengandalkan harta kekayaan semata. Juga hanya dengan kecerdasan saja! Tetapi dengan persiapan yang matang, mengutamakan penyertaan Tuhan, hingga kita beroleh kekuatan kala masalah atau badai kehidupan datang menerpa. TentangKami. Crew ESFM; 2 Timotius 4:7 - Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Waktu kita mengandalkan Tuhan, kita tidak akan kekurangan air hidup dari Tuhan. Kita akan berakar dan berbuah lebat serta tetap bertahan dalam segala keadaan. Bahkan apa pun yang kita J1y9. ![]()